Breaking News:

Warga Terdampak Gas Beracun Dipulangkan

Sebanyak 316 jiwa dari 137 kepala keluarga warga Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang mengungsi karena terdampak

SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Pengungsi dari Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang terdampak gas beracun bertahan di lokasi pengungsian, di kantor camat Banda Alam, Aceh Timur, Selasa (13/4/2021). 

IDI - Sebanyak 316 jiwa dari 137 kepala keluarga warga Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang mengungsi karena terdampak asap gas flare dari aktivitas perawatan sumur Migas PT Medco E&P Malaka, telah dipulangkan oleh pihak perusahaan ke rumah mereka masing-masing, Rabu (14/4/2021) lalu.

Pemulangan itu setelah tim teknis PT Medco dan Dinas Lingkungan Hidup Aceh Timur, menyatakan bahwa hasil survey mereka bahwa tidak ada lagi bau gas beracun yang mencemari lingkungan desa mereka.

Saat semua pengungsi dipulangkan, saat itu, dari total 21 warga yang dirawat akibat terdampak asap flare 10 orang diantaranya masih dirawat di RSUD dr Zubir Mahmud. Tapi, hingga Jumat (16/4/2021) semua warga yang dirawat tersebut telah dipulangkan.

“Semuanya sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing, terakhir satu orang dipulangkan Jumat siang sekitar pukul 13.00 WIB, jadi hingga hari ini tidak ada lagi warga yang dirawat di rumah sakit,” ungkap Camat Banda Alam, Muliadi SSTP MAP, kepada Serambi, kemarin sore.

Samsul Bahri, Keuchik Gampong Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, mengatakan, kondisi di desa mereka hingga saat ini sudah aman, dan tidak ada lagi muncul bau seperti sebelumnya.

“Warga sudah beraktivitas seperti biasa. Namun, pihak PT Medco tetap berada di desa untuk melakukan pengawasan jika sewaktu-sewaktu terjadi keluhan serupa yang dialami warga seperti sebelumnya,” ungkap keuchik Samsul.

Keuchik Samsul berharap ke depan pihak perusahaan dalam bekerja lebih memperhatikan standar operasional prosedur, agar kejadian serupa tidak terulang kembali yang dapat merugikan masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Medco. (c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved