Breaking News:

Berita Banda Aceh

Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Usul Ulang 3.650 Rumah Layak Huni yang Gagal Dibangun

Permintaan itu disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang diketuai Sek

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Iskandar Usman Al Farlaky 

Permintaan itu disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang diketuai Sekda Aceh, Taqwallah di ruang Serbaguna DPRA, Kamis (15/4/2021).  

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Pemerintah Aceh agar mengusul ulang 3.650 unit rumah layak huni

Semua rumah itu gagal dibangun pada tahun 2021 ini.

Permintaan itu disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang diketuai Sekda Aceh, Taqwallah di ruang Serbaguna DPRA, Kamis (15/4/2021).  

Kemudian Iskandar mengulangi lagi ucapannya itu melalui Serambinews.com, Minggu (18/4/2021). 

"Dalam forum Banggar saya ingatkan TAPA agar rumah yang dicoret untuk pembangunan 2021 harus diplot kembali pada anggaran perubahan nantinya," kata Iskandar. 

"Apalagi penerima rumah ini sudah diverifikasi, bahkan ada yang sudah membongkar rumah dasar dengan harapan segera dibangun yang baru. Jangan sampai rakyat menunggu dalam ketidakpastian," tegas Iskandar. 

Baca juga: Roger Danuarta Masuk Islam, Cut Meyriska: Dia Mualaf 2 Kali, Ungkap Alasan Haru Tak Ubah Namanya

Baca juga: Lowongan Kerja PT POS Indonesia (Persero), Ini Posisi yang Dibutuhkan

Baca juga: Dada Pria Ini Tertembus Besi Pagar Rumah, Terpeleset saat Bersihkan Tanaman Liar, Kini Belum Sadar

Politisi Partai Aceh ini menjelaskan, awalnya Pemerintah Aceh berencana bangun rumah layak huni atau rumah duafa melalui APBA tahun 2021 sebanyak 4.430 unit. Namun jumlahnya dikurangi 780 unit. 

"Saya alhamdulillah tahun 2021 berhasil mengusulkan melalui pokir 60 unit rumah untuk menutupi dari jumlah yang dikurangi tadi," terangnya. 

Dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJM) Tahun 2017-2022, kata Iskadar, Pemerintah Aceh akan bangun 30 ribu unit rumah duafa.

Dari total itu, pada tahun 2021, dalam Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) menargetkan pembangunan enam rumah duafa.  

"Ini harus menjadi catatan serius Pemerintah Aceh, apalagi Mendagri dalam setiap evaluasi APBA juga menyetujui pembangunan rumah ini," pungkas Iskandar mengingatkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved