Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ditlantas Polda Aceh Tangkap 30 Sepmor Balapan Liar, Ini Penegasan Dirlantas Kombes Dicky Sondani

Jika saja petugas tidak datang ke lokasi, kemungkinan aksi kebut-kebutan tersebut bisa berlangsung hingga dini hari.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Ditlantas Polda Aceh menjaring puluhan sepeda motor yang terlibat balapan liar di Jalan Cut Nyak Dhien, Sabtu (17/4/2021) malam. 

Jika saja petugas tidak datang ke lokasi, kemungkinan aksi kebut-kebutan tersebut bisa berlangsung hingga dini hari.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, menangkap sekitar 30 sepeda motor (Sepmor) berbagai jenis yang digunakan untuk aksi kebut-kebutan, Sabtu (17/4/2021) malam.

Bukan hanya sepmor yang digunakan untuk balapan liar.

Tapi, petugas juga menjaring seluruh sepmor para penonton yang ada di arena balapan liar tersebut.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani SIK MH mengatakan, aksi balapan liar yang dilakukan anak-anak yang umumnya masih berusia remaja tersebut berlangsung pukul 22.00 WIB sampai 23.30 WIB, di ruas Jalan Cut Nyak Dhien.

Jika saja petugas tidak datang ke lokasi, kemungkinan aksi kebut-kebutan tersebut bisa berlangsung hingga dini hari.

Baca juga: Resmob Polres Simeulue Ringkus Pelaku Penganiayaan Guru

Baca juga: Dua Rumah di Blangpegayon Diterjang Puting Beliung, Ini Data Korban

Kombes Dicky menyebutkan apa yang dilakukan anak-anak tersebut sudah tidak dapat ditolerir, karena sudah menggangu dan meresahkan warga dan pengguna jalan.

Para remaja itu telah merampas hak orang lain yang memiliki hak yang sama di jalan dengan melakukan hal-hal yang tak berguna dan membahayakan orang lain, khususnya para pengguna jalan.

"Karena itu kami imbau orang tua untuk mengontrol anak-anaknya. Jangan lepas sepeda motor untuk anak-anaknya yang belum cukup usia untuk berkendara, karena daya kontrol mereka belum stabil," kata Kombes Dicky, kepada Serambinews.com, Minggu (18/4/2021).

Sepmor yang diberikan bebas oleh setiap orang tua kepada anak-anaknya yang masih di bawah umur sudah pasti digunakan untuk hal-hal yang tidak tepat.

Baca juga: Sepmor Remaja Balapan Liar Ditahan Polisi, Ini Syarat Mengambilnya

Baca juga: Monyet Ini Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup, Telah Membunuh Satu Orang dan Melukai  250 Lainnya

"Orang tua yang memberi sepeda motor bagi anak-anaknya yang masih di bawah umur, bukan menunjukkan rasa sayang orang tua untuk anaknya. Melainkan sebaiknya, justru sepeda motor itu yang akan membunuh mereka," ungkap Dirlantas Polda Aceh ini.

Mantan Kabid Humas Polda Sumsel ini pun mengatakan penertiban 30 sepmor tersebut, umumnya tidak dilengkapi STNK dan kondisi knalpot blong. Seluruh sepmor itu digiring ke Ditlantas Polda Aceh.

"Kita akan tahan sepeda motor tersebut dan kita panggil orang tuanya biar mereka tahu apa yang dilakukan anak-anak mereka selama ini," demikian Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani.(*)

Baca juga: Sabu 89 Kilogram Disimpan dalam 7 Karung, Satu Pemilik Tewas Ditembak, Terdengar 20 Kali Tembakan

Baca juga: Sebut Berita Penganiayaan Tak Berimbang, Melisa Bongkar Sikap dan Perlakuan Perawat CRS ke Anaknya

Baca juga: Target Tarung Trilogi Lawan Dustin Poirier, Pilih Duel Ulang Saja Sudah Aneh bagi Conor McGregor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved