Breaking News:

Internasional

Israel Batalkan Kewajiban Masker, Sekolah Kembali Dibuka, Vaksinasi Covid-19 Dinilai Berhasil

Israel membatalkan kewajiban memakai masker di luar ruangan dan membuka kembali sekolah pada Minggu (18/4/2021).

AFP
Sejumlah warga Israel tetap memakai masker sebelum dicabut pada Minggu (18/4/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Israel membatalkan kewajiban memakai Masker di luar ruangan dan membuka kembali sekolah pada Minggu (18/4/2021).

Hal itu untuk mengembalikan kembalinya kehidupan normal, seiring kampanye vaksinasi massal melawan pandemi COVID-19 telah berhasil.

Dengan hampir 54 persen dari 9,3 juta populasinya telah menerima kedua suntikan vaksin Pfizer / BioNTech COVID-19.

Israel telah mencatat penurunan tajam dalam penularan dan kasus Covid-19.

Pemakaian masker pelindung yang dipaksakan oleh polisi di luar ruangan, diperintahkan setahun yang lalu, dibatalkan mulai Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Sudan Bantah Laporan Akan Segera Kirimkan Delegasi Pertama ke Israel

Dilansir Reuters, Kementerian Kesehatan mengatakan persyaratan masih berlaku untuk ruang publik dalam ruangan.

Tetapi, tetap mendesak warga untuk menyimpan masker di tangan.

Dengan anak-anak taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah Israel telah kembali ke kelas.

Siswa sekolah menengah yang ditahan di rumah atau menghadiri kelas secara sporadis kembali ke jadwal pra-pandemi.

Baca juga: Hamas Serang Israel, Jet Tempur Hancurkan Tempat Latihan Pejuang di Jalur Gaza

Kementerian Pendidikan mengatakan sekolah harus terus mendorong kebersihan pribadi.

Ventilasi ruang kelas, dan menjaga jarak sejauh mungkin selama istirahat dan pelajaran.

Israel menghitung warga Yerusalem Timur Palestina di antara populasinya dan telah memberikan vaksin di sana.

Baca juga: Israel Siap Lakukan Apapun, Untuk Menghentikan Iran Memproduksi Senjata Nuklir

Sebanyak 5,2 juta warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang dikuasai Hamas telah menerima pasokan terbatas vaksin.

Disediakan oleh Israel, Rusia, Uni Emirat Arab, skema pembagian vaksin COVAX global, dan China.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved