Breaking News:

Teuku Hamid Azwar Diusul jadi Pahlawan: Ampon Samalanga Penyumbang Pesawat dan Kapal untuk Republik

CTC tidak hanya memasok senjata, amunisi, dan obat-obatan kepada TNI, tetapi juga melakukan pembelian pesawat AVRON ANSON dan Kapal Laut PBB 58 LB

Serambinews.com
Seminar pengusulan Letnan Kolonel (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar sebagai Pahlawan Nasional yang berlangsung di Dinas Sosial Aceh, Jumat (16/4/2021). 

Sementara itu, Ketua Tim Penyusun Naskah Usulan Pahlawan Nasional untuk Teuku Abdul Hamid Azwar, Zulkarnaini alias Syeh Joel, mengungkapkan,  hingga November 2020, sudah dua kepala daerah yang telah menerbitkan surat usulan gelar Pahlawan Nasional untuk H Teuku Hamid Azwar.

Surat itu ditujukan kepada Gubernur Aceh untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat. Kedua kepala daerah dimaksud adalah, Wali Kota Banda Aminullah Usman dan Bupati Bireuen Muzakkar A Gani.

Dia menjelaskan, ada beberapa dasar atau alasan mengapa almarhum Teuku Abdul Hamid Azwar layak diusul menjadi Pahlawan Nasional.

Di antaranya, karena banyak bukti dan artikel yang mengupas sosok Hamid Azwar dan perannya baik sebelum kemerdekaan maupun setelah Indonesia merdeka.

"Pangkat terakhir beliau Letkol Perwira TNI Komando Sumatera Teuku Hamid Azwar. Di sini jelas bahwa beliau sudah mempertahankan Negara Indonesia dari para penjajah," katanya.

Foto bersama ahli waris Letnan Kolonel (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar, Pocut Haslinda, bersama narasumber dan sejumlah peserta seusai seminar yang berlangsung di Dinas Sosial Aceh, Jumat (16/4/2021).
Foto bersama ahli waris Letnan Kolonel (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar, Pocut Haslinda, bersama narasumber dan sejumlah peserta seusai seminar yang berlangsung di Dinas Sosial Aceh, Jumat (16/4/2021). (Serambinews.com)

Lebih rinci, Syeh Joel menjelaskan, Teuku Abdul Hamid Azwar merupakan salah satu tokoh Aceh yang banyak berjasa sejak masa perjuangan melawan penjajahan, pada masa awal pendirian Republik, hingga mengisi kemerdekaan.

Teuku Hamid Azwar lahir pada tahun 1916. Keturunan dari Ulee Balang Samalanga, Kabupaten Bireuen. Ayahnya Teuku Ampon Chik Haji Muhammad Ali Basyah, dan ibunya Cut Nyak Po.

Pendidikan masa kecil Teuku Hamid Azwar dihabiskan di Kutaraja untuk belajar agama dan menempuh pendidikan formal.

Ia menjalani pendidikan dasar di sekolah Belanda, Hollandsch Inlandsche School (HIS) di Peunayong yang dikhususkan untuk anak-anak golongan atas.

Setamat dari HIS, Teuku Hamid melanjutkan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Halaman
1234
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved