Breaking News:

Berawal dari Penasaran dengan Film Ottoman yang Membantu Aceh

MUNGKIN, tak pernah terbayangkan sedikit pun di benak Intan Monika (25) bahwa dia akan menikah dengan pria Turki

FOTO: IST
Intan Monika, perempuan asal Gampong Krueng, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, bersama suaminya Riza Yağmur atau Baba, polisi negara Turki. 

* Pernikahan Pria Turki dengan Gadis Matangkuli

Kepedulian Sultan Abdulhamid, Turki Ustmani, terhadap Aceh yang ditayangkan dalam serial film sejarah Turki ‘Payitaht Abdul Hamid’ membuat seorang pria Turki penasaran dengan Aceh. Siapa sangka, rasa penasaran itu membuat dirinya bertemu jodoh dengan gadis Aceh.

MUNGKIN, tak pernah terbayangkan sedikit pun di benak Intan Monika (25) bahwa dia akan menikah dengan pria Turki. Tetapi itulah yang terjadi. Intan yang berasal dari Gampong Blang, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, menikah dengan Riza Yağmur (38), pria Turki yang dikenalnya di Facebook.

Beberapa waktu lalu, perempuan yang akrab disapa Anne ini blak-blakan bercerita tentang pertemuan pertamanya dengan Baba, sapaan akrab suaminya, Riza Yağmur. Semuanya ternyata berawal dari rasa penasaran Baba terhadap Aceh. Rasa penasaran itu muncul karena Baba ternyata suka menonton film sejarah Turki, Payitaht Abdul Hamid.

"Berawal dari suami aku suka menonton film Abdulhamid, akhir sejarah Ottoman. Ottoman membatu Aceh pada masa itu. Baba pun bertanya-tanya Aceh itu di mana," kisah balik Intan kepada Serambi, Sabtu (17/4/2021).

Mereka pun berkenalan melalui Facebook. Keduanya berteman, saling mengenal, dan berpacaran hanya selama dua bulan. Dalam masa itu, Baba banyak bertanya tentang Aceh. Apalagi bendera Aceh yang juga hampir sama dengan Turki. Dia mencari dan menemukan di internet bahwa Aceh ternyata berada di Indonesia.

"Namun ada satu hal yang membuat baba tertarik sama aku, dia suka dengan Aceh makanya dia tertarik sama wanita Aceh," jelas Intan lagi.

Hal lain yang membuat Baba tertarik dengan Aceh karena kehidupan masyarakatnya yang lebih islami. "Sehingga berjumpalah dengan Intan, kata suami akhlakku baik, makanya itu dia mau menikah dengan saya," beber Intan.

Intan dan Baba menikah tiga tahun lalu, tepatnya pada 27 Juli 2018, di Gampong Blang, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. Saat ini mereka telah dikaruniai seorang anak perempuan bernama Ratu Zeynep Yağmur (2).

Lantas bagaimana kesan Intan bersuamikan orang Turki? Ternyata juga penuh dengan perjuangan. Selain soal bahasa, Anne sampai rela berhenti atau resign dari tempat kerja. Sebelumnya Intan pernah bekerja di Pizza Hut dan di Hotel Kyriad, Banda Aceh.

Sedangkan Baba diketahui berprofesi sebagai polisi di Turki. Intan membeberkan, suaminya merupakan polisi berprestasi dan memiliki jabatan. "Prestasi dan jabatan sih ada, karena suami sudah 17 tahun jadi polisi," jawabnya singkat.

Anne memaparkan bahwa sang suami merupakan pria kelahiran 1984, sedangkan dirinya 1996. Keduanya memang terpaut jarak usia yang lumayan jauh. Namun pasangan ini membuktikan bahwa usia bukan kendala mereka membangun rumah tangga.

Tak hanya itu, Intan dan suami juga kerap membagikan aktivitas keseharian mereka dipostingan media sosial. Mereka memperlihatkan bagaimana sikap sang suami yang terkadang masih bucin (budak cinta), meski mereka sudah memiliki anak.(zaki mubarak)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved