Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Pelaku Usaha Pariwisata Kopi Gayo di Tanah Gayo Keluhkan Lemahnya Jaringan Internet

Pelaku usaha pariwisata dan kopi di Aceh tengah dan Bener Meriah mengeluhkan lemahnya jaringan internet di dua kabupaten tersebut.....

For Serambinews.com
Zam Zam Mubarak, Pengelola Kute Coffee Takengon. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pelaku usaha pariwisata dan kopi di Aceh tengah dan Bener Meriah mengeluhkan lemahnya jaringan internet di dua kabupaten tersebut.

Padahal dua daerah itu adalah daerah tujuan wisata penting di Provinsi Aceh dan Indonesia dengan salah satu andalannya adalah kopi Gayo.

Keluhan ini diutarakan secara terpisah oleh pelaku pariwisata Ramdanu Martis, Reje Arul Latong M Arifin SH, Zam Zam Mubarak.

Pengelola areal wisata Gayo Quine di Bebuli Danau Laut Tawar Aceh Tengah mengatakan untuk mendapatkan jaringan WiFi terpaksa harus berpindah lokasi mendekati Kota Takengon pada saat melakukan BincangKopi Musara Gayo, yang membahas potensi dan pengelolaan pariwisata di daerah itu.

"Di area sini jaringan susah. Saya harus ke Mendale," katanya.

Areal wisata Gayo Quine salah satu fasilitas pariwisata yang dikelola secara mandiri dan mulai berkembang. Tempat ini menyediakan fasilitas homestay, ruang pertemuan, wisata danau dan lain-lain.

Keluhan serupa disampaikan pelaku usaha kopi Zam Zam Mubarak. "Salah satu kendala kita adalah soal jaringan internet yang belum merata. Padahal daerah ini daerah wisata, terutama wisata kopi," kata Zam Zam Mubarak yang ikut menangani penyelenggaraan acara Desember Kopi Gayo di Kampung Arul Latong Aceh Tengah.

"Acara terkendala internet, makanya tidak bisa melakukan live ketika itu," kata Zam Zam dari Kute Coffee Takengon.

Reje Kampung Arul Latong, M Arifin SH mengeluhkan hal yang sama. Seringkali untuk membaca pesan melalui kiriman WhatsApp Reje Arifin harus keluar dari kampung untuk mendapatkan  jaringan WiFi.

"Ini lah persoalan kami di sini. Jaringan WiFi tidak tersedia. Kami sangat kesulitan sebab dunia sekarang semua serba digital yang didukung jaringan internet yang memadai," kata Arifin.

Ia mengusulkan agar kampungnya mendapatkan fasilitas Kampung Digital, sehingga inovasi dan kreasi di bidang usaha kopi bisa berjalan lebih baik lagi dan mendukung kreasi-kreasi lainnya. Arul Latong salah satu kampung  yang sedang mengembangkan diri menjadi kampung wisata kopi.

Secara terpisah Anggota DPR RI asal Aceh Ilham Pangestu mendukung hadirnya Kampung Digital di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

"Itu adalah dua daerah wisata, terutama yang terkenal di dunia wisata kopi Gayo. Seyogyanya dilengkapi fasilitas jaringan internet yang memadai," ujar Ilham Pangestu, politi Partai Golkar yangs ebelumnya duduk di Komisi I DPR RI dan sekarang duduk di Komisi V bidang infrastruktur, perhubungan dan Kementerian Desa.(*)

Baca juga: Diduga Seludupan dari Malaysia, TNI AL Amankan 100 Kg Sabu dan Ekstasi, Dua Pelaku Dibekuk

Baca juga: Ustadz Umar Ismail Isi Dinul Islam di Smantig, Bahas Thaharah dan Keutamaan Puasa, Ini Pesertanya

Baca juga: Kisah Cinta Polisi Turki, Kenalan via FB, Tertarik tentang Aceh, hingga Menikahi Gadis Matangkuli

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved