Breaking News:

Berita Bireuen

Rahmad, Gagal Jadi Ketua KNPI Bireuen, Justru Sukses di Kampus Umuslim

Beberapa pekan lalu, sekitar awal April 2021, digelar perhelatan Musda ke-5 KNPI Bireuen dengan agenda utama memilih Ketua KNPI Bireuen periode...

For Serambinews.com
Rahmad SSos MAP, Dekan Fisip Umuslim Bireuen. 

 
Laporan Yusmandin Idris I Birueen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN -  Beberapa pekan lalu, sekitar awal April 2021, digelar perhelatan Musda ke-5 KNPI Bireuen dengan agenda utama memilih Ketua KNPI Bireuen periode  2021-2024. Dalam pemilihan tersebut dua orang mencalonkan diri sebagai ketua untuk menggantikan Asnawi.

Dua calon tersebut yaitu Muammar Khadafi SPdI yang saat ini menjabat sebagai Keuchik Desa Blang Mee, Kutablang. Calon kedua adalah Rahmat SSos MAP, salah seorang dosen Fisip Umuslim Bireuen.

Hasil pemilihan putaran pertama, Muammar Khadafi berhasil menyabet 26 suara dan Rahmat SSos MAP hanya memperoleh 20 suara, pemilihan dilanjutkan putaran kedua, Muammar Khadafi menggondol 27 suara sedangkan Rahmat hanya kebagian 18 suara.

Akhirnya, Rahmad gagal menjadi ketua KNPI Bireuen periode 2021-2024. Namun di balik semua itu, ternyata ia mendapat rahmat di kampus Unmuslim, tempat dia mengajar. Di kampus Umuslim, pria kelahiran tanggal 9 Februari 1984 lalu terpilih dan dilantik menjadi Dekan Fisip Umuslim, Senin (19/04/2021) oleh Rektor Umuslim, Dr Marwan Hamid MPd.

Rahmad  kepada Serambinews.com, Selasa (20/04/2021) mengatakan, kegagalan sebagai calon Ketua KNPI Bireuen ternyata ada hikmahnya dan ia terpilih menjadi dekan juga banyak hikmahnya. Informasi diperoleh Serambinews.com, pemilihan dekan di lingkungan Kampus Umuslim dilakukan para senat fakultas masing-masing.

Dalam pemilihan sebagai calon dekan Fisip Umuslim diikuti oleh dua calon yakni Dr Cut Khairani dan Rahmad SSos MAP. Dalam proses pemilihan tersebut, Rahmad SSos MAP meraih 14 suara, sedangkan Cut Khairani mengumpulkan tujuh suara. Akhiarnya Rahmad  SSos MAP ditetapkan dan dilantik menjadi dekan Fisip Umuslim untuk periode 2021-2025.

Rahmad, suami dari Sri Wahyudi AMd ini mengatakan, kepercayaan yang diberikan sebagai dekan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mudah-mudahan kepercayaan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Keinginan menjadi ketua KNPI Bireuen belum tercapai, mungkin di waktu lain akan berhasil, dipercayakan sebagai dekan di kampus juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

Perjalanan karir Rahmad yang sukses menjadi dekan Fisip Umuslim berawal dari kuliah di Umuslim pada program studi Ilmu Administrasi Negara, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Administrasi Publik, Sekolah Tinggi Administrasi Lembaga Administrasi Negara di Bandung. Saat ini, pria tersebut tercatat sebagai kandidat Doktor Publik Administrasi Universitas Malaysia Terengganu. 

Sedangkan  karir di kampus diawali sebagai dosen, kemudian dipercayakan sebagai ketua prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip Umuslim, duduk sebagai wakil dekan III Fisip, kemudian pembantu dekan I Fisip Umuslim.

Selanjutnya, Kabag Kemahasiswaan dan Kepala UPT Perpustakaan Umuslim. Dalam kehidupan rumah tangga, Rahmad sudah memiliki dua orang anak yaitu Rayyan Firdaus Al Arkan dan Ismail Raji Al Faruqi  juga pernah berkiprah di USAID Aceh Road Project dalam Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh Pasca Tsunami, tercatat sebagai anggota tetap Indonesia Association Publik Administrasi (IAPA) dan saat ini juga sebagai ketua harian Faderasi Arum Jeram Indonesia (FAJI) Bireuen.

Rahmad, gagal menjadi ketua KNPI Bireuen ternyata memperoleh rahmat di Kampus Umuslim, rahmat di kampus dalam bentuk kepercayaan menjadi dekan Fisip Umuslim periode 2021-2025.(*)

Baca juga: Lima Bocah di Aceh Utara Disekap Sejumlah Pria Dalam Mobil Ertiga

Baca juga: Imam Masjid Istiqlal Isi Kegiatan Ramadhan di Aceh

Baca juga: Bagaimanakah Hukum Memakai Minyak Wangi atau Parfum saat Berpuasa? Simak Ulasan Buya Yahya

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved