Breaking News:

Kisah Muslim India Menyebarkan Syiar Islam di Kota Medan, Dua Masjid jadi Simbol

Terdapat dua masjid yang menjadi simbol keberadaan muslim India di Kota Medan, yakni Masjid Jamik di Jalan Taruma dan Masjid Ghaudiyah di Jalan Zainul

TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Ketua Yayasan The South Indian Moslem Mosque & Walfare Committee, Muhammad Sidik Saleh saat diwawancarai, Selasa (20/4/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

Ia menceritakan jika sejak dahulu orang-orang India, khususnya yang beragama Islam dilarang merantau sebelum mereka memahami agama Islam.

"Di Hindia sana, kakek-kakek kami itu dulu sebelum merantau harus sudah ada hafalan Alquran nya. Sehingga bisa menyiarkan agama dan memang tujuan awalnya menyiarkan agama sambil berniaga,"

"Sehingga banyak orang tua kami Bani yang hafisz Al Quran," katanya saat ditemui di tokonya pada Selasa, (20/4/2021).

s
Pengurus Masjid menyiapkan bubur sop India dan kari Kambing yang dilakukan setiap Bulan Ramadan di Masjid Taj'ul Madras, Medan, Jumat (16/4/2021). Sebanyak 120 porsi bubur dan kari yang disajikan untuk warga yang berbuka puasa menjadi tradisi setiap jumat. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Pada kesempatan yang sama, sejarawan muda asal Medan, Muhammad Azis Rizky Lubis menjelaskan, jika orang-orang Gujarat datang ke Tanah Air terbagi menjadi beberapa gelombang, namun yang tercatat hanya dua.

Gelombang pertama, mereka yang datang berniat berdagang lalu menyebar ke seluruh negeri.

Kemudian yang kedua sekitar abad terakhir ke 19, mereka ini yang kemudian bekerja sebagai buruh perkebunan tembakau yang dipekerjakan oleh Kesultanan Deli lalu membangun komunitas muslim yang jumlahnya tidak terlalu besar.

Diperkirakan saat ini mereka yang tinggal di Medan sudah generasi keempat dari kakek buyutnya.

Perjalanan panjang mereka tempuh dari kampung halamannya menuju pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia seperti Aceh.

Dari Aceh mereka menuju Kuala, Binjai lalu sampailah di Medan.

Hingga kini mereka pun memiliki wilayahnya sendiri yang disebut Kampung Madras atau Little India.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved