Breaking News:

Luruskan Niat Dalam Mengerjakan Amal Ibadah

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menekankan pentingnya meluruskan niat dalam melakukan amal ibadah

FOR SERAMBINEWS.COM

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menekankan pentingnya meluruskan niat dalam melakukan amal ibadah agar segala sesuatu yang dikerjakan tersebut mendapat ridha Allah swt.

“Apakah kerja kita, usaha kita, amal kita akan bernilai, diterima atau ditolak oleh Allah swt sangat tergantung pada niatnya,” kata Farid Nyak Umar, saat mengisi ceramah tarawih sekaligus menjadi imam shalat di Meunasah Baburrahman Dusun Ujoeng Blang Gampong Beurawe Kec. Kuta Alam Banda Aceh, Senin (19/4/2020).

Farid menjelaskan pentingnya memperbaiki niat dalam mengerjakan sesuatu, dimana Allah akan membalas seseorang itu sesuai dengan apa yang ia niatkan.

Karena memang seseorang akan mendapatkan sesuatu seusai motivasinya ketika melakukan suatu aktifi tas. Hal ini seusai dengan hadits yang bersumber dari Umar bin Khattab ra yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Dalam konteks ibadah niat itu mengikhlaskan diri kepada Allah, keikhlasan dalam seluruh amal ibadah. Karena sesungguhnya perkara paling mendasar dan terpenting dalam dien ini adalah mengikhlaskan diri kepada Allah dalam setiap amal ibadah yang kita lakukan, hal itu sebagai syarat utama diterimanya amal ibadah.

Farid mengutip Q.S Al-Bayyinah ayat 5 tentang ikhlas dalam beramal. Ikhlas adalah termasuk amalan hati yang perlu mendapatkan perhatian istimewa dan dilakukan dengan cara terus menerus di setiap kita hendak melakukan amal ibadah, agar amalan kita menjadi bernilai di hadapan Allah.

“Karena itu, sangat penting kita membersihkan niat ketika melakukan sesuatu, karena itu akan menjadi pembeda dan menentukan kualitas sebuah amal. Sebab sebanyak apapun sebuah amal dikerjakan jika niatnya bukan karena Allah maka amal tersebut akan bermasalah,” jelas Farid.

Lebih lanjut Farid memaparkan, Ikhlas merupakan ruhnya amal seseorang, amal akan bernilai disisi Allah kalau niatnya ingin mencari ridha Allah. Tetapi sebaliknya tida akan bernilai jika terkontaminasi dengan sifat riya, ia menjadi seperti debu yang berterbangan tidak bernilai di sisi-Nya. “Niat itu merupakan ruh nya amal, ikhlas itu merupakan kunci terbukanya pertolongan Allah,” ujarnya.

Maka Ramadhan merupakan kesempatan yang baik bagi kita untuk berlatih, membersihkan niat kita bahwa semata mata kita beribadah kepada Allah.

“Dan ramadhan ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita untuk melakukan sesuatu dengan ikhlas, insyaallah Allah akan meridhai ibadah kita. Ramadhan sebagai kesempatan terbaik untuk memperbanyak amal yang akan menjadi bekal menghadap Allah nanti,” tutup Farid Nyak Umar. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved