Wali Kota Banda Aceh Lantik Satgas Antinarkoba
Wali Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saminan Ismail MPd melantik
BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saminan Ismail MPd melantik Satgas Antinarkoba SMP Negeri 6 Banda Aceh di Aula Sekolah tersebut, Selasa (20/4/2021).
Selain pelantikan Satgas Antinarkoba, Wali Kota juga mengukuhkan Duta Antinarkoba dan melaunching buku “Satu Hari Indah Terakhir” yang merupakan kumpulan cerpen karya siswa SMP tersebut.
Kepala SMP Negeri 6 Banda Aceh Syarifah Nargis SAg dalam sambutannya mengatakan, untuk kelancaran kegiatan ini pihaknya sudah menjalin MoU dengan BNN Banda Aceh pada 23 Februari 2021.
Dikatakan, anggota Satgas dan Duta Antinarkoba sudah digodok sedemikian rupa, sehingga punya pemahaman yang memadai tentang seluk-beluk bahaya narkoba dan hal terkait lainnya. Syarifah Nargis menyebutkan, pada saat kesempatan dibuka untuk menjadi Duta Antinarkoba, pesertanya hampir 100 orang. “Yang mendaftar hampir 100 orang, melebihi ekspektasi,” tandas Nargis. Selanjutnya calon peserta diseleksi, meliputi tes tertulis dan wawancara. Tim seleksi kemudian memilih 28 orang sebagai calon Duta Antinarkoba. Lalu, mereka dibekali dengan pelatihan selama 1 hari, mulai dari public speaking hingga cara merumuskan visi-misi dan membuat program kerja. Mereka juga diminta melakukan presentasi.
“Dari 28 orang tinggal 6 orang sebagai finalis. Sebanyak 6 orang ini kembali melakukan presentasi di depan dewan juri dan kawan-kawan yang lain. Maka terpilihlah Duta Antinarkoba,” kata Syarifah Nargis.
Sedangkan untuk Duta Literasi, kegiatannya dimulai sejak Februari. Siswa yang kualitasnya terbaik dinobatkan sebagai duta . Hasil karya para siswa ini kini dijadikan satu buku yang sudah ber-ISBN dengan judul "Satu Hari Indah Terakhir".
Sebanyak 28 peserta yang lolos sebagai Duta Antinarkoba di atas dilantik sabagai Satgas Antinarkoba. “Kgiatan ini dikoordinir oleh guru bimbingan konseling yang dibantu oleh seluruh keluarga besar SMPN 6 Banda Aceh,” kata Nargis.
Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra dalam sambutannya mengapresiasi pembentukan Satgas dan Duta Antinarkoba. Dikatakan, Aceh saat ini berada di peringkat 6 kasus narkoba di Indonesia. “Sebanyak 21 warga Aceh sudan divonis mati, keputusannya sudah incraht, tinggal tembak saja akibat penyalahgunaan narkoba,” kata Hasnanda di depan siswa dan guru SMPN 6 Banda Aceh. Dia juga menyebut bahwa merokok merupakan pintu masuk narkoba. “Apa yang dilakukan ini merupakan kampanye besar untuk pencegahan narkoba,” timpalnya lagi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saminan MPD juga memberi apresiasi tinggi apa yang dilakukan SMPN 6 tersebut. “Kita mendukung sepenuhnya, akan kita galakkan kegiatan ini,” katanya. Dia juga berharap sekolah-sekolah lain bisa mengikuti jejak SMPN 6 ini, termasuk kemungkinan memperbanyak buku hasil karya siswa SMPN 6.(sak/as)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelantikan-satgas-antinarkoba.jpg)