Breaking News:

Viral Medsos

Hargai Muslim Puasa, Warga China Makan di Tempat Parkir sampai Pilih Berpuasa Sehari

Video pria China makan di tempat parkir motor diunggah oleh pengguna TikTok @JamèsTatt, pada hari Rabu (21/4/2021).

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
TikTok / @ jamestatt_oe
Seorang warga di Malaysia keturunan China mendapat respon baik dari pengguna medsos karena dirinya meskipun tidak berpuasa namun memilih makan di tempat parkir. 

SERAMBINEWS.COM, MALAYSIA - Seorang warga di Malaysia keturunan China mendapat respon baik dari pengguna medsos karena dirinya meskipun tidak ber puasa namun memilih makan di tempat parkir.

Video pria China makan di tempat parkir motor diunggah oleh pengguna TikTok @JamèsTatt, pada hari Rabu (21/4/2021).

"Kami mesti respek kepada setiap orang," tulisnya pada postingan.

Sebelum makan, JamèsTatt menyebut tempat ia makan sangat panas, karena terletak pada ruang belakang gedung.

Namun, meskipun panas, sebutnya tidak menjadi masalah demi menjaga dan menghargai orang yang sedang berpuasa.

Baca juga: VIDEO - Viral Kisah Kakek Penjual Mainan Kincir, Berjualan Demi Nafkahi Istri hingga Tidur di Masjid

Bulan Ramadhan memang bulan yang berbeda dari bulan lainnya.

Pada bulan ini, aktivitas makan minum pada pagi sampai petang tidak dilakukan umat Islam sebagai bentuk mengikuti perintah Allah SWT dan bernilai ibadah.

Bagi mereka yang bukan dari golongan Muslim, tidak memiliki kewajiban melakukan puasa.

Namun, meskipun tidak ber puasa, pria China ini menikmati makannya berada di tempat tidak ada orang, menghargai mereka yang ber puasa.

Sikapnya menghargai dan memperlihatkan toleransi demikian dipuji pengguna medsos.

Baca juga: Viral Remaja Bergelantungan di Belakang Truk, Ternyata Bukan Bajing Loncat

Perlakuannya yang baik pada umat Muslim, dibalas dengan perlakuan lebih baik pula dan mendapat antusias baik, sehingga videonya telah disaksikan lebih dari 600 ribu tayangan.

JamèsTatt mengatakan, ia tidak merasa nyaman makan di hadapan orang-orang yang sedang ber puasa.

Meskipun tidak ada kewajiban bagi dirinya untuk makan di tempat tidak ada orang, karena toleransi terhadap sesama, pilihannya adalah makan di gedung bagian belakang.

JamèsTatt juga turut menghargai bulan Ramadhan, dengan ungkapan 'tidak apa panas sedikit, untuk menghargai orang yang ber puasa, makan di belakang," katanya sambil membersihkan keringat pada wajah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved