Breaking News:

Internasional

Oman Larang Kedatangan Warga India, Pakistan dan Bangladesh, Cegah Masuknya Virus Corona

Oman melarang masuk warga dari India, Pakistan, dan Bangladesh mulai 24 April 2021. Hal itu sebagai tindakan pencegahan berkelanjutan terhadap

ONA
Pemeriksaan Covid-19 di Bandara Oman 

SERAMBINEWS.COM, MUSCAT - Oman melarang masuk warga dari India, Pakistan, dan Bangladesh mulai 24 April 2021.

Hal itu sebagai tindakan pencegahan berkelanjutan terhadap penyebaran penyakit virus Corona.

Komite Tertinggi negara, yang bertugas menangani pandemi virus Corona, mengatakan larangan itu akan mencakup penumpang yang melewati salah satu dari tiga negara Asia Selatan selama 14 hari terakhir.

"Larangan itu dimulai pada pukul 6 sore pada hari Sabtu, 24 April 2021, dan berlanjut hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita negara ONA, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke Komandan Milisi, Kepala Polisi dan Kepala Pengawal Revolusi Iran

Warga negara Oman, diplomat atau pekerja kesehatan dan keluarga mereka yang tiba dari negara-negara tersebut dibebaskan.

Tetapi, akan menjalani prosedur masuk yang ditentukan saat masuk ke Kesultanan.

Pemerintah Oman juga telah memutuskan untuk tidak mengizinkan anak-anak di bawah 12 tahun memasuki kompleks komersial dan outlet perdagangan lainnya.

Baca juga: UEA Berhasil Vaksinasi Masal Covid-19, Seluruh Warga Telah Divaksin Virus Corona

“Komite menginstruksikan kompleks komersial, gerai komersial, restoran dan kafetaria untuk mematuhi dan membatasi masuknya pelanggan ke dalamnya hingga 50% dari kapasitas gerai," kata pejabat Oman.

Tindakan hukum akan diambil terhadap pihak mana pun yang gagal mematuhi keputusan, tambahnya.

Sedangkan sekolah akan tetap online untuk semua institusi pendidikan publik dan swasta.

Baca juga: Terkena Serangan Jantung, Wakil Komandan Pasukan Quds Iran Meninggal Dunia

Kecuali untuk siswa yang diperlukan penampilan pribadi sebagai bagian dari spesialisasi mereka.

Oman melaporkan 1.077 kasus virus Corona baru dan 17 kematian COVID-19.

Menjadikan beban kasusnya 187.770 orang, termasuk 1.926 kematian.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved