Breaking News:

Pahala Tanpa Batas bagi yang Bersabar

Ramadhan merupakan bulan kesabaran bagi muslim. Sebagaimana dipahami, puasa adalah perbuatan menahan diri dari makan dan minum

Editor: bakri
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN
Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Tgk Muhammad Fadhillah Lc M US mengisi tausiyah pada program Serambi Spritual, Rabu (21/4/2021) kerja sama Serambi FM dengan KWPSI. 

BANDA ACEH - Ramadhan merupakan bulan kesabaran bagi muslim. Sebagaimana dipahami, puasa adalah perbuatan menahan diri dari makan dan minum dan segala gejolak emosi diri lainnya.

Sehingga sabar merupakan ciri utama orang yang berpuasa, sabar dalam menjalani perintah Allah SWT dari tidak mengonsumsi makanan dan minuman, serta menahan diri untuk tidak berbuat kejahatan dan yang dilarang oleh Allah SWT.

Penjelasan terkait sabar berkaitan erat dengan puasa disampaikan oleh Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Tgk HM Fadhillah Lc MUs pada program Serambi Spritual, Rabu (21/4/2021).

Untuk diketahui, tausyiah Ramadhan 1442 H dalam program Serambi Spritual bekerja sama antara Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) memasuki minggu kedua. Acara ‘Serambi Spiritual Dialog Interaktif Ramadhan 1442 H’ yang berlangsung di studio Serambi FM itu diisi oleh para pemateri dari kalangan ustadz/tengku/akademisi dari Aceh.

Program berlangsung setiap pagi (Senin s/d Jumat) pukul 10.00-11.00 WIB dipancarkan melalui saluran radio 90,2 Mhz, dan live streaming di Fanspage Serambinews.com, serta Instagram Serambi FM. Program Serambi Spritual ini menghadirkan para ulama dan ustaz terkemuka yang mengasuh pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI).

Tgk Fadhillah menjelaskan, sabar artinya menahan diri dari perkara yang menyebabkan kehancuran. Puasa dia katakan, merupakan tempat muslim untuk melatih kesabaran, karena pada momen ibadah tahunan ini, umat Islam akan meninggalkan sesuatu yang dianggap biasa selain bulan Ramadhan.

“Pada bulan Ramadhan, muslim dituntut untuk membiarkan perut kosong semenjak matahari terbit sampai mentari terbenam. Selain menahan makan dan minum, dituntut pula untuk menjaga sikap, menjaga diri dari syahwat. Ramadhan dikenal dengan bulan sabar,” ujarnya.

Menyebut Ramadhan sebagai bulan sabar bukan tanpa sebab. Sebagaimana diketahui, pada bulan Ramadhan banyak amal ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan. Seperti shalat tarawih, yang bisa memakan waktu sampai dua jam.

“Bagi sebagian orang, berada di dalam masjid beberapa jam demikian merupakan sesuatu yang berat. Namun begitulah, tarawih tidak ada pada bulan lainnya selain bulan Ramadhan,” imbuh Tgk Fadhillah.

“Seorang muslim yang melakukan shalat tarawih telah membuktikan bahwa dirinya sabar dalam menjalani perintah Allah SWT,” tambah dia.

Disamping itu, Ketua IKAT Aceh ini menambahkan, bagi orang yang sabar, maka Allah akan memberikan pahala yang tidak terbatas. Begitu besar pahala bagi orang yang sabar dan ganjarannya langsung diberikan oleh Allah SWT.

"Allah menyempurnakan pahala bagi orang sabar ini tanpa batas. Artinya pahala bagi orang-orang yang sabar ini tidak bisa ditentukan batasnya. Karena begitu besar pahala yang diberikan oleh Allah SWT," demikian Tgk Fadhillah.(s/Serambinews.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved