Breaking News:

Video

VIDEO Masjid Baitul Ma’bud Aceh Timur Dibangun Tahun 1965 dari Sedekah Kubu Aneuk Lhee

Abdurrahman Idris, tokoh masyarakat desa, mengatakan total sedekah warga ke Kubu Aneuk Lhee maupun masjid, tahun 2020 lalu mencapai 1,2 miliar.

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Masjid Baitul Ma'bud yang terletak di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur memiliki hubungan erat dengan keberadaan makam tiga bersaudara (Kubu Aneuk Lhee) yang berada dalam kompleks masjid tersebut.  

Masjid yang berdiri kokoh nan indah dengan desain ornamen ala Timur Tengah ini, pembangunannnya bersumber dari swadaya masyarakat dan dari sedekah warga ke makam Kubu Aneuk Lhee tersebut.  

Abdurrahman Idris atau Peutuah Rahman, tokoh masyarakat desa setempat, Rabu (21/4/2021) mengatakan total sedekah warga ke Kubu Aneuk Lhee maupun masjid, tahun 2020 lalu mencapai 1,2 miliar.  

Masjid Baitul Ma'bud pertama kali dibangun sekitar tahun 1965 dengan konstruksi tiang dari kayu pohon bakau, dan atap rumbia.  

Sedangkan Kubue Aneuk Lhee, sudah ada di komplek masjid tersebut sejak tahun 1946 atau setahun setelah Indonesia Merdeka.  

Peutua Rahman, selaku tokoh masyarakat Paya Gajah, didampingi, Bilal Kubu Aneuk Lhee, Tgk Murhaban, juga menceritakan sejarah awal adanya makam Kubu Aneuk Lhee, di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.  

Menurut cerita orang tua gampong terdahulu, ungkap Peutua Rahman, makam, kubu Aneuk Lhee itu sudah ada sejak setahun Indonesia Merdeka yaitu tahun 1946.  

Peutua Rahman, didampingi, Bilal Kubu Aneuk Lhee, Tgk Murhaban, menceritakan awal mula Makam Kubu Aneuk Lhe dianggap keramat.  

Awalnya dahulu di sekitar makam, ada seseorang yang mengalami sakit kulit, yang sudah diobati tapi tak mau sembuh. Kemudian, keuchik Desa Paya Gajah saat itu, berdoa kepada Allah, dan bernazar jika orang tersebut sembuh dari sakitnya, maka ia bernazar bersedekah ke makam Kubu Aneuk Lhee.  

Sehingga sejak itu, sampai saat ini, banyak warga dari berbagai daerah mendatangi makam Kubu Aneuk Lhee untuk melepaskan nazarnya, setelah cita-cita yang mereka niatkan terkabul.  

Narator: Ilham
Video Editor: Hari Mahardhika

Penulis: Seni Hendri
Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved