Breaking News:

AHY dan Ahmad Syaikhu Gelar Pertemuan Tertutup, Ini Hasil Kesepakatan Demokrat-PKS

Ada yang mengatakan kita saat ini berada di titik yang tidak baik. Bahkan dalam 14 tahun terakhir ini, demokrasi di Indonesia di angka paling bawah

Serambinews.com
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya dan jajaran penggurus lainnya berfoto bersama dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Syaikhu, yang didampingi Sekjen Habib Aboe Bakar Alhabsyi, dan jajaran pengurus partai tersebut, seusai pertemuan di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021) sore. 

Ada yang mengatakan kita saat ini berada di titik yang tidak baik. Bahkan dalam 14 tahun terakhir ini, demokrasi di Indonesia dianggap di angka yang paling bawah.

“Ini semua menjadi tantangan buat kita. Mudah-mudahan suasana pandemi Covid-19 ini tidak kemudian serta-merta menutup ruang demokrasi yang sehat,” ucapnya.

“Dan kita berharap justru demokrasi bisa kita tegakkan karena ini juga menjadi pilar utama bagi keberlangsungan dan masa depan bangsa kita,” imbuh AHY.

Sementara Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat hangat.

“Saya atas nama Partai Keadilan Sejahtera mengucapkan terima kasih atas segala penerimaan yang begitu hangat dan begitu cair, sehingga berbagai masalah-masalah yang tadi dibahas Alhamdulillah bisa mendapatkan kesepakatan,” ujar Ahmad Syaikhu.

Presiden PKS ini juga menambahkan bahwa dalam diskusi juga dibahas tentang perlunya penegakkan hukum, agar betul-betul berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan berpihak kepada kekuasaan.

Baca juga: Terkait Konser Amal, Polisi Periksa 15 Saksi, Pemilik Cafe, Panitia, hingga Mahasiswa yang Berjoget

Baca juga: Selama Larangan Mudik 22 April-24 Mei, Syarat Baru Bepergian Wajib Ada Hasil Rapid Test 1x24 Jam

Baca juga: Akademisi USK Nilai Surat Dirjen Otda Soal Pilkada Aceh Bertentangan dengan Konstitusi

“Sehingga siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum, itu tentu harus mendapatkan perlakuan yang adil, sehingga masyarakat akan melihat bahwa dalam proses penegakkan hukum adil,” tambahnya.(*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved