Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Larang Impor Buah dan Sayuran Lebanon, Usai Ditemukan Narkoba dalam Buah-buahan

Kerajaan Arab Saudi melarang impor buah dan sayur-sayuran dari Lebanon mulai Minggu (25/4/2021).

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Petugas Bea Cukai Aab Saudi di Pelabuhan Islam Jeddah menggagalkan upaya penyelundupan pil Captagon yang disembunyikan di buah delima yang berasal dari Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melarang impor buah dan sayur-sayuran dari Lebanon mulai Minggu (25/4/2021).

Kebijakan itu diambil seusai ditemukannya narkoba di dalam buah-buahan yang berasal dari Lebanon.

Kerajaan Arab Saudi telah memperhatikan peningkatan penyelundup narkoba di Lebanon yang menargetkan Arab Saudi, lapor Saudi Press Agency (SPA), Jumat (23/4/2021).

Produk Lebanon digunakan untuk menyelundupkan narkoba ke wilayah Kerajaan.

Baca juga: Arab Saudi Tunjuk Duta Besar Baru, Einas Al-Shahwan Jadi Dubes Wanita Ketiga

Baik pengiriman yang ditujukan untuk pasar Saudi atau yang transit melalui dalam perjalanan ke negara-negara tetangga.

Produk yang paling umum digunakan untuk menyelundupkan narkoba adalah buah dan sayuran, lapor SPA.

Larangan itu akan berlangsung sampai pihak berwenang Lebanon memberikan jaminan.

Mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan operasi penyelundupan narkoba yang sistematis.

Baca juga: Kapal Pesiar Saudi Cruise Gandeng MSC Cruises, Jelajahi Laut Merah dan Teluk Arab pada Musim Dingin

Kementerian Dalam Negeri akan terus menindaklanjuti dan memantau kiriman produk lain yang datang dari Lebanon.

Sebelumnya, Bea Cukai Arab Saudi di Pelabuhan Islam Jeddah menggagalkan upaya menyelundupkan lebih dari 5,3 juta pil Captagon.

Barang haram itu disembunyikan "secara artistik" dalam kiriman buah delima yang berasal dari Lebanon.

Penerima kiriman delima yang dituju ditangkap dan obat-obatan itu disita, SPA melaporkan pada hari Jumat.

Upaya lain untuk menyelundupkan hampir 2,5 juta pil amfetamin ke Kerajaan digagalkan di Pelabuhan King Abdul Aziz di Dammam.

Baca juga: Arab Saudi Larang 20 Negara, Termasuk Indonesia, Saat Penerbangan Dimulai Kembali 17 Mei 2021

Sekitar 2.466.563 pil disembunyikan di dalam kiriman buah delima yang datang dari Lebanon.

Lima orang ditangkap terkait upaya penyelundupan di Hafr Al-Batin.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved