Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Bermimpi Dirikan Pesantren Nusantara di Amerika

Imam Besar di Islamic Center of New York Amerika Serikat (AS), Imam Shamsi Ali melalui yayasannya, Nusantara Foundation, menginisiasi pembangunan

Editor: bakri
Bermimpi Dirikan Pesantren Nusantara di Amerika
FOR SERAMBINEWS.COM
Imam Shamsi Ali, Imam Besar di Islamic Center of New York, AS

Ketika kami membangun masjid 2010, media mem-blow up masjid itu dengan kata-kata masjid ground zero. 70% menentang. Michael Bloomberg mati-matian mendukung proyek itu. Lalu saya tanya pada satu kesempatan, Mr. Major kenapa mendukung?

Saya tidak mendukung masjid atau orang Islam, yang saya pertahankan adalah konstitusi saya. Karena konstitusi AS mengatakan setiap orang memiliki kebebasan menjalankan keyakinannya masing-masing. Maka membangun masjid bagian dari keyakinan.

Misalnya pesantren, orang yang tinggal di sekitarnya non-muslim. Kalau untuk mendapatkan masjid 30 menit. Semua nonmuslim orang putih. Kekhawatiran pertama kali ketika membeli lokasi ini apakah orang-orang ini akan senang.

Alhamdulillah tahun 2019, setahun setelah kita beli, kita mengadakan buka puasa bersama dan mengundang tetangga-tetangga kita. Ternyata mereka gembira diundang, karena selama ini mengiranya orang Islam tidak bisa bersahabat.

Begitu kita undang disambut dengan senyuman, dengan makanan, mereka mengatakan, you are different. Karena anggapan selama ini, orang Islam tidak bersahabat, tidak ramah, kita ini disambut senyuman dan keramahan. Pendekatan dengan pemerintah setempat juga dekat, bahkan menanyakan kapan mulai proyeknya karena ingin bantu. Sebenarnya yang berat adalah apakah kita bisa mengumpulkan dana. Tapi ternyata Alhamdulillah dalam perjalanannya bisa berjalan dan harga tanah sudah lunasi, jangka panjang bangunannya.(tribun network/denis destryawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved