Breaking News:

Sabu Sembunyikan di Semak Belukar, Polisi Ciduk Dua Bandar

Personel Satnarkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua bandar sabu berinisial MA (32), dan JL (48). Keduanya ditangkap karena menyembunyikan

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, didampingi Waka Polres, Kompol Raja Gunawan, serta Kasat Narkoba Iptu Wisnu, saat gelar konferensi pers di gedung serba guna, Mapolres Lhokseumawe, Jumat (23/4/2021). 

LHOKSEUMAWE - Personel Satnarkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua bandar sabu berinisial MA (32), dan JL (48). Keduanya ditangkap karena menyembunyikan sabu di semak belukar di belakang rumah kawasan Dusun Datok, Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Mapolres setempat, Jumat (23/4/2021), mengungkapkan, bahwa penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima dari warga.

“Warga menyebutkan bahwa di Dusun Datok, Gampong Jeulikat ada orang yang menyimpan sabu dalam jumlah besar. Bahkan, info itu sudah menjadi buah bibir yang berkembang di tengah masyarakat. Warga tak asing lagi mendengar nama MA selaku pemain lama dalam dunia narkoba,” kata Kapolres.

Menyusul informasi itu, lanjut AKBP Eko Hartanto, personel dari Unit Opsnal Satnarkoba Polres Lhokseumawe langsung terjun ke lapangan. Sesaat tiba di lokasi, mereka melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran info tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari, ternyata benar bahwa di gampong tersebut MA menyimpan dan menjual sabu. Selanjutnya, Sabtu (17/4/2021) siang, petugas melakukan penggrebekan dan  penangkapan MA di rumahnya,” sebutnya.

Usai pelaku ditangkap, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan dalam rumah. Bahkan, petugas juga melakukan penyisiran di luar rumah. Akhirnya, petugas berhasil menemukan sebuah bungkusan plastik hitam yang disembunyikan di semak belukar belakang rumah. Barang haram itu diletakkan di bawah batu tertutup rumput.

"Ketika dibuka, di dalamnya terdapat bungkus berbalut kertas timah berisi sabu seberat 232, 67 gram, dan plastik transparan," jelas Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Haryanto.

Lalu, sambung Kapolres, dalam pengembangan kasus itu terungkap bahwa MA mendapatkan sabu dari JL. Tersangka JL merupakan warga Dusun Krueng Inoeng, Gampong Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.

Keduanya melakukan transaksi sekitar tiga bulan lalu atau pada bulan Januari 2021 sekira pukul 17.30 WIB bertempat di Jalan Line Pipa, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

“JL diciduk petugas di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.  JL mengaku memperoleh sabu itu dari seseorang bandar narkoba yang ia tak ingat namanya lagi,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan, keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup. Atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar rupiah dan paling banyak Rp 10 miliar rupiah.

Polres Lhokseumawe membongkar sindikat pengiriman narkotika jenis ganja yang dikemas dalam kemasan kopi. Barang haram itu dikirim ke Jakarta melalui paket jasa pengiriman.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto mengatakan, pelaku berinisial NS (29) warga Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Terungkapnya pengiriman paket ganja tersebut terjadi pada Senin (12/4/2021) pukul 22.30 WIB. Dalam kasus tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku, NS.

Kapolres mengatakan, pelaku NS mengirim ganja seberat 215 gram ke Jakarta melalui jasa pengiriman barang. Kasus tersebut berawal saat karyawan jasa pengiriman barang menghubungi pihak kepolisian yang melaporkan ada seorang laki-laki mengirimkan paket ke Jakarta dengan gelagat mencurigakan.

"Mendapati laporan itu, polisi mendatangi lokasi jasa pengiriman dan melakukan pemeriksaan barang yang mencurigakan itu. Saat membuka isi kardus yang sudah dilakban, petugas mendapati tiga bungkus paket ganja dengan berat total 215 gram,” sebut Kapolres Lhokseumawe.(zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved