Breaking News:

Liga Super Eropa

Semua Klub Elite Keluar, Tinggal Real Madrid dan Barcelona yang Sokong Liga Super Eropa

Satu per satu klub anggota European Super League (ESL) undur diri dari proyek kompetisi sepak bola kontroversial tersebut.

AFP/LLUIS GENE)
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, usai laga kontra Real Madrid di Stadion Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) malam WIB.(AFP/LLUIS GENE) 

"Jika ada seseorang yang harus bicara, jelas dia adalah presiden (Joan Laporta)."

"Satu-satunya hal yang saya katakan adalah presiden memanggil saya dan menjelaskan hal itu kepada saya."

"Saya tak tahu apa yang dia bilang kepada pemain, tapi saya hanya tertarik membahas pertandingan besok (vs Getafe)," imbuhnya.

Walau mencoba netral, Koeman sendiri menyiratkan persetujuannya dengan rencana klub menarik diri dari European Super League.

Hal ini diwakilkan oleh sikapnya mendukung pernyataan bek Gerard Pique, yang menge-twit "Sepak bola adalah milik fans."

Meski begitu, tetap ada kritik yang diontarkan Koeman kepada UEFA, pihak yang mengutuk keras proyek European Super League gagasan klub-klub elite Eropa tersebut.

UEFA dinilanya harus lebih memerhatikan suara klub karena semakin hari, semakin banyak pertandingan yang harus mereka jalani di tengah jadwal yang padat.

"UEFA bicara soal Liga Super, Liga Champions, tapi mereka tak pernah mendengarkan klub, pelatih, dan pemain," katanya.

"Jumlah laga yang harus dijalani klub luar biasa. Pemain memainkan sangat banyak pertandingan."

"Satu-satunya hal yang penting bagi mereka adalah uang."

Halaman
123
Editor: Ansari Hasyim
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved