Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Petugas Masih Tinjau Kesiapan Posko Perbatasan Aceh, Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik

Posko perbatasan Aceh Tamiang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam belum sepenuhnya diaktifkan memeriksa kendaraan...

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Sejumlah petugas gabungan di depan UPPKB Seumadam yang dijadikan posko perbatasan Agustus 2020. Posko ini rencananya akan diaktifkan kembali untuk mencegah arus mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Posko perbatasan Aceh Tamiang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau UPPKB Seumadam belum sepenuhnya diaktifkan memeriksa kendaraan yang masuk ke Aceh, Senin (26/4/2021).

Aktivitas hari pertama diberlakukannya pemeriksaan arus kendaraan ini hanya diisi kunjungan beberapa petugas ke posko.

Di lokasi hanya terlihat lima petugas, tediri atas tiga orang Dinas Perhubungan dan dua prajurit TNI.

“Dari kami hanya diminta bantuan dua anggota dan menyiapkan lokasi yang akan dijadikan posko. Untuk hal ini kami sudah memenuhinya,” kata Kadis Perhubungan Aceh Tamiang, Syuibun Anwar yang sepanjang hari sudah siaga di posko.

Syuibun mengaku tidak berwenang memberikan penjelasan terkait belum dilaksanakannya operasi pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke Aceh.

“Mungkin Kabag Ops Polres yang lebih berhak, ini kewenangan beliau,” ujarnya.

Dia menambahkan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta bersama Kabag Ops dan Kasat Lantas sempat datang meninjau kesiapan posko pada Senin (26/4/2021) sore.

“Ada datang, tapi tidak lama hanya melihat situasi saja,” sambungnya.

Terpisah, Bupati Aceh Tamiang Mursil mengungkapkan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi sebelum mengaktifkan posko perbatasan.

Dia pun berusaha akan meluangkan waktu untuk meninjau langsung posko tersebut pada Selasa (27/4/2021).

“Seharusnya tadi, ternyata tidak ada waktu karena banyak kegiatan, termasuk vidcon. Saya usahakan besok harus ke sana,” kata Mursil.

Dia menjelaskan posko perbatasan ini perlu didirikan untuk mendukung Pengetatan Persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442H. Salah satu sasaran yang ingin dicapai ialah menghindarkan Aceh menjadi titik ledakan gelombang pertama Covid-19.(*)

Baca juga: Kapolda Aceh Ikuti Launching Website SP2HP Online dan e-PPNS Oleh Bareskrim Polri

Baca juga: 584 Guru Bertarung Jadi Kepala SMA, SMK & SLB, Teken Perjanjian Bersedia Ditempatkan di Mana Saja

Baca juga: Seluruh Kru Kapal Selam KRI Nanggala 402 Gugur & Janji Syahid dalam Hadis Nabi seperti Kata Ustadz

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved