Breaking News:

KRI Nanggala 402

Warga Malaysia Ikut Jawab Pernyataan Mengapa Awak KRI Nanggala 402 tidak Keluar dari Pintu Darurat

Musibah menimpa KRI Nanggala 402 menimbulkan kedukaan, bukan hanya di Tanah Air, lebih dari itu dunia internasional turut prihatin dan berduka.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
ANTARA/SYAIFUL ARIF
Kapal selam KRI Nanggala-402 

SERAMBINEWS.COM - Musibah menimpa KRI Nanggala-402 menimbulkan kedukaan, bukan hanya di Tanah Air, lebih dari itu dunia internasional turut prihatin dan berduka.

Beberapa negara memberikan bantuan, banyak warga mengungkapkan kedukaan.
'
Kecelakaan KRI Nanggala-402 juga menjadi perbincangan di Malaysia.

Pengguna Facebook Hafiz Ostmann, warganet berasal dari Malaysia melalui fanpage Hafiz Ostmann mengulas mengapa para awak KRI Nanggala-402 tidak keluar dari kapal selam melalui pintu darurat.

Ulasan ini diunggah pada Facebook, Minggu (25/4/2021), postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 1,5 ribu kali oleh pengguna Facebook lain.

Menurutnya, kedalaman kapal selam bukan setinggi dada bebek.

Sehingga jika keluar dari kapal selam, bukan perkara mudah, kedalaman kapal 838 meter, bisa menyebabkan cidera tubuh.

Baca juga: Pintu dan Kaca Jendela Kantor Camat Jeunieb Rusak Dilempari Batu, Begini Kronologinya

"INI BUKAN SEDALAM DADA BEBEK - Saya tertarik membaca komentar-komentar liar terkait tenggelamnya kapal selam milik TNI-AL KRI Nanggala 402.

Ada komentar mempertanyakan mengapa ABK tidak berusaha membuka pintu darurat dan berusaha berenang keluar naik.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan demikian, kita harus pahami bahwa setengah netizen tidak tahu dan tidak mau tahu mengenai kapal selam.

Harus diketahui bahwa kapal selam diciptakan untuk melakukan penyelaman pada kedalaman tertentu dan kapal selam tidak memiliki pintu darurat seperti bus pada umumnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved