Breaking News:

Internasional

Buah Delima Berisi Narkoba dari Suriah, Bukan dari Lebanon, Minta Arab Saudi Cabut Larangan Impor

Pengiriman buah delima beris narkoba, berupa jutaan pil Captagon bukan dari Lebanon, tetapi melalui perbatasan Masnaa, Suriah.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Buah delima berisi narkoba dai Suriah ditinggalkan oleh pemiliknya di Taanayel, Bekaa, Lebanon. 

“Ini adalah perang terus-menerus dengan penyelundup dan membutuhkan peralatan canggih sementara kami bekerja secara manual,” kata sumber bea cukai Lebanon kepada Arab News.

“Jumlah buah delima yang berisi tablet Captagon memasuki Lebanon secara bertahap dengan lebih dari satu truk pada akhir Januari 2021 melalui penyeberangan perbatasan Masnaa dengan Suriah," ujarnya.

"Dokumen pengiriman menunjukkan bahwa delima diimpor untuk konsumsi internal Lebanon dan memiliki sertifikat bahwa mereka berasal dari Suriah dan tidak dimaksudkan untuk transit," tambahnya/

Pemindai yang dilewati truk dan lemari es dari Suriah ke Lebanon di penyeberangan darat dan pelabuhan rusak.
Mereka adalah buatan China, berumur 30 tahun, dan tidak ada perawatan apapun.

“Jadi barangnya diperiksa secara manual, sehingga Bea Cukai di perbatasan Masnaa biasanya memeriksa 20 persen dari muatan truk dalam perjalanan,” jelasnya.

Pengiriman buah delima yang masuk secara bertahap dikumpulkan di hanggar yang ditinggalkan di kota Taanayel di Bekaa tengah.

Mereka dimuat ulang ke truk berpendingin Lebanon untuk diekspor ke Arab Saudi sebagai produk Lebanon atas nama Perusahaan Cedar.

Dimiliki oleh dua warga Suriah dengan penutup dari seorang Lebanon yang merupakan pemegang saham utama.

Pemilik perusahaan membayar semua biaya pengiriman dan biasanya biaya tersebut tinggi.

Baca juga: Arab Saudi Larang Impor Buah dan Sayuran Lebanon, Usai Ditemukan Narkoba dalam Buah-buahan

Para penyelundup tahu bahwa barang-barang transit dari Suriah ke Arab Saudi harus diperiksa dengan cermat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved