Breaking News:

Internasional

Buah Delima Berisi Narkoba dari Suriah, Bukan dari Lebanon, Minta Arab Saudi Cabut Larangan Impor

Pengiriman buah delima beris narkoba, berupa jutaan pil Captagon bukan dari Lebanon, tetapi melalui perbatasan Masnaa, Suriah.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Buah delima berisi narkoba dai Suriah ditinggalkan oleh pemiliknya di Taanayel, Bekaa, Lebanon. 

Penyelundup menggunakan truk berpendingin Lebanon untuk menghindari deteksi kargo karena otoritas Saudi lebih percaya diri dalam berurusan dengan Lebanon dan pengawasan kurang intens, menurut sumber itu.

Pengiriman tersebut berangkat dari Lebanon pada awal Februari dan membutuhkan sekitar 15 hari untuk mencapai Arab Saudi melalui laut.

Ketika keberadaan obat-obatan dalam pengiriman ditemukan di Kerajaan, pihak berwenang memberi tahu pihak Lebanon sebelum mengumumkannya di media.

Layanan keamanan Lebanon mengikuti jalannya pengiriman, menemukan apa yang terjadi di Taanayel dan menangkap dua bersaudara asal Suriah.

Sumber bea cukai mengatakan kepada Arab News bahwa negara-negara Teluk telah lama mengeluhkan operasi penyelundupan narkoba ke wilayah mereka dari Suriah melalui Lebanon.

“Dinas keamanan Lebanon sangat ingin memperketat pengawasan dalam hal ini. Namun, pengedar narkoba selalu menemukan metode baru yang tidak terduga. "

Salah satu peserta pada pertemuan hari Senin adalah ketua Asosiasi Petani dan Petani di Lembah Bekaa Ibrahim Tarshishi, yang berharap larangan tersebut dicabut.

"Apa yang kami dengar tentang tindakan yang akan diambil membuat kami optimis tentang kemungkinan dibukanya kembali perbatasan produk pertanian Lebanon ke negara-negara Teluk," katanya kepada Arab News.

Dia mengatakan 40 truk yang memuat produk pertanian Lebanon saat ini terjebak di antara Beirut dan Jeddah. “Nasib mereka tidak diketahui,” tambahnya.

Aoun menekankan bahwa penyelundupan segala jenis, termasuk obat-obatan, bahan bakar dan bahan lainnya, merugikan Lebanon," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved