Breaking News:

Berita Gayo Lues

Polres Gayo Lues Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Korupsi Program Karantina Hafiz

Polres Gayo Lues (Galus) menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi  kegiatan makan minum program karantina hafiz....

Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam. 

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi  makan minum program karantina hafiz pada Dinas Syariat Islam (DSI) di Kabupaten Gayo Lues. Dalam kasus itu, kerugian negara mencapai Rp 3,7 miliar lebih.

Kasus  dugaan korupsi program karantina penghafal Al-Quran itu, mengalami kerugian negara mencapai Rp 3,7 milyar lebih dari anggaran Rp 12,5 miliar yang bersumber dari APBK 2019 lalu,  hal itu berdasarkan hasil audit BPKB Perwakilan Aceh.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Serambinews.com, Selasa (27/4/2021), anggaran program karantina hafiz untuk kegiatan makan minum dan snack sebesar Rp 9 miliar lebih dilakukan penyimpanan dan mark up atau korupsi berjamaah.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, kepada Serambinews.com, Selasa (27/4/2021) malam membenarkan, sudah dilakukan gelar perkara terhadap  kasus dugaan korupsi pada kegiatan makan minum karantina hafiz tersebut.

Bahkan dalam kasus itu telah ditetapkan 3 orang tersangka yang memiliki peran dan tugas atau pekerjaan masing-masing.

Lanjutnya Kapolres Gayo Lues, ketiga tersangka yang telah ditetapkan tersebut berperan atau bertugas yakni  berinisial HS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian RH alias Apuk sebagai PPTK dan LH sebagai rekanan atau kontraktor dalam kegiatan program karantina penghafal Al-Quran tersebut.

"Berdasarkan hasil audit  BPKP Perwakilan Aceh,  kerugian negaranya mencapai Rp 3,7 miliar lebih, dari pagu anggaran kegiatan makan minum yang mencapai Rp 9 miliar, bahkan untuk lebih jelasnya akan dilakukan press release atau konferensi pers secara terbuka pada Rabu (28/4/2021) pagi,"sebut AKBP Charlie Syahputra Bustaman.(*)

Baca juga: Kelompok Serang Kapal Induk Inggris Siap Menuju Jepang dan Korea, Bakal Lewati Laut China Selatan

Baca juga: Polsek Krueng Raya Sumbang Alquran dan Mukena ke Masjid Miftahul Jannah Aceh Besar

Baca juga: Karyawati Bank Ini Laporkan Bosnya Ke Polisi, Mengaku Dipeluk dan Dicium Pimpinan di Kantor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved