Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Tim Wasrik Kemhan RI Kunjungi RS Kesrem Lhokseumawe, Ingatkan Negara India Contoh Kasus Covid 19

"Kita dapat mengambil contoh dari Negara India yang memberi kelonggaran kepada rakyatnya meyakinkan setelah menerima suntik vaksin, kini penduduk...

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua pengendali wasrik Kemhan RI Brigjend TNI Rahmat Triyono SE, Karumkit Kesrem TK IV TNI-AD Lhokseumawe Mayor Ckm dr Arief Puguh, Danrem 011/LW Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Ketua Tim Wasrik Kemhan RI Kolonel Ckm Felly Wilyadi SH, MH beserta rombongan usai meninjau PCR bantuan Kemhan RI pada 2020, di RS TNI AD TK IV Kesrem Lhokseumawe. 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Brigjend TNI Rahmat Triyono selaku pengendali Wasrik Kemhan RI mengatakan, bahwa imbauan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) agar seluruh rakyat Indonesia dan khususnya Provinsi Aceh tetap mengutamakan protokol kesehatan.

"Kita dapat mengambil contoh dari negara India yang memberi kelongaran kepada rakyatnya meyakinkan setelah menerima suntik vaksin, kini penduduknya dilanda bencana besar terpapar covid-19," tegas Brigjend TNI Rahmat Triyono, dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Selasa (27/4/2021).

Brigjend TNI Rahmat dalam kunjungan kerja ke RS Kesrem selaku pengendali Wasrik Kemhan RI didampingi beserta Ketua Tim Wasrik Kemhan RI Kolonel Ckm Felly Wilyadi dan rombongan dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan administrasi, pengelolahan Yanmasum, BPJS dan kinerja rumah sakit agar tepat sasaran dan akrutabel.

Ia menyebutkan, bahwa saat ini RS Kesrem masih tingkat IV, direncakan akan menjadi tingkat tiga, dengan adanya pengajuannya akan dilakukan pengkajian dari menteri ketahanan.

Sehingga rumah sakit Kesrem ini selain bisa melayani semua prajurit TNI khususnya dan melayani masyarakat sekitar.

Lebih lanjut Brigjend TNI Rahmat mengatakan bahwa imbauan dari Mentri Pertahanan RI dan Pemerintah Pusat dengan kondisi saat ini agar tetap mengutamakan protokol kesehatan.

"Minimal tetap menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tanggan," pintanya.

Ia menjelaskan pandemi di Indonesia masih belum berakhir hingga saat ini.

Apa lagi dengan adanya informasi penambahannya yang sangat sinipikan di negara India. 

Keyakinan India sendiri karena sudah menerima 90% vaksin dan setelah memberi kelongaran ternyata malah banyak terpapar covid-19 sehingga kesulitan dalam mengatasinya.

Brigjend TNI Rahmat menyebutkan, bahwa di Jakarta banyak warga negara India masuk ke Indonesia.

"Kemarin dengan penjagaan ketat didapat sebanyak 153 WNA India positif covid-19 dan langsung diisolasi ditempatkan di salah satu hotel di jakarata barat, begitupun ada administrasinya tidak lengkap langsung dikembalikan," terangnya.

Diharapkan, sambungnya dengan konidisi saat ini marilah menjadi pelajaran untuk semuanya khususnya di wilayah Korem 011/Lilawangsa mari sama-sama laksanakan prosedur kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah Indonesia.

Termasuk dengan tidak melakukan mudik sementara sehingga wabah covid-19 ini bisa berkurang dan teratasi dan kondisi pun menjadi normal kembali.

Sementara itu, Ketua Tim Wasrik Kemhan RI Kolonel Ckm Felly Wilyadi menyebutkan, kunjungan kali ini dalam rangka taklimat awal pengawasan interen terhadap pengelolahan PMBB Yamasum, BPJS tahun anggaran 2020 di Rumah Sakit Kesrem TNI AD TK IV Lhokseumawe.

Ia mengatakan pada saat ini Dunia sedang mengalami pandemi covid-19 yang terdampak sindikat perubahan berbagai sektor, mulai dari aspek ekonomi, sosial, pemerintahan hingga kehidupan sehari-hari.

Hampir tidak ada yang bisa berkelip dari wabah ini, maka Kemhan dan Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah yang salah satu diantaranya adalah dengan mengeser alokasi anggaran yang digunakan untuk penanganan dan penanggulangan dampak dari pandemi tersebut.

Oleh karena itu Menteri pertahanan menyampaikan bahwa kemhan dan TNI meminimalisir kesalahan, kekeliruan dan penyimpangan dalam pengelolahan keuangan Negara agar bisa dilaksanakan efesien, efektif serta akutabel dan perikatan kualitas proses pengadaan barang dan jasa guna mendukung satuan.

Diakhir kegiatan, Kepala Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Mayor Ckm dr Arief Puguh mengatakan semoga kedatangan Ketua pengendali dan anggota Tim wasrik Kemhan RI bermanfaat membawa kontribusi kepada RS Kesrem.

"Semoga kedepan dapat menjalankan rumah sakit Kesrem dibawah Korem 011/Lilawangsa ini dengan baik dalam hal pelayanan kesehatan," harapnya.

Kegiatan Tim Wasrik Kemhan RI di RS TNI-AD Keserem Lhokseumawe, selain Ketua pengendali, Ketua tim wasrik dan anggota wasrik Kemhan RI, turut dihadiri Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Dandenkesyah IM 04.01 Lhokseumawe, Letkol Ckm Iwan Gunawan, serta perwakilan pegawai TNI dan ASN Kesrem Lhokseumawe. (*)

Area lampiran

 

BalasBalas ke semuaTeruskan

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved