Breaking News:

Berita Gayo Lues

Resmi Ditahan, Kepala Dinas Dayah Gayo Lues Bersama Dua Tersangka Kasus Korupsi Karantina Hafiz

Kepala Dinas Dayah Kabupaten Gayo Lues  (Galus) resmi ditahan Polres Galus bersama dua orang tersangka  lainnya, dalam perkara tindak pidana...

Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam didampingi Wakapolres dan Kasatreskrim, menyelenggarakan konferensi pers kasus dugaan korupsi makan minum kegiatan karantina hafiz pada Dinas Syariat Islam Gayo Lues. Polisi telah mengamankan tiga tersangka, Rabu (28/4/2012). 

Laporan : Rasidan|Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kepala Dinas Dayah Kabupaten Gayo Lues  (Galus) resmi ditahan Polres Gayo Lues bersama dua orang tersangka lainnya, dalam perkara tindak pidana korupsi kegiatan makan minum program karantina hafiz pada Dinas Syariat Islam (DSI) Gayo Lues.

Kepala dinas Dayah Gayo Lues, Husin, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Gayos Lues, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ditetapkan sebagai  tersangka dalam kasus korupsi kegiatan program penghafal Al-Quran, bersama dua rekannya yakni Lukmam Hakim (rekanan) selaku penyedia tempat Wisma Pondok Indah, dan tersangka Sahrul Huda alias Apuk selaku PPTK pada kegiatan tersebut.

Dalam kasus korupsi itu, terjadi penyimpangan dan korupsi berjamaah, sehingga mengalami kerugian keuangan negara mencapai Rp 3,7 miliar, persisnya Rp 3.763.790.368, dari pagu anggarannya Rp 12.5 miliar lebih, berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam didampingi Wakapolres Kompol M Wali dan Kasat Reskrim Iptu Irwansyah, dalam konferensi pers di aula Mapolres Gayo Lues, Rabu (28/4/2021) mengatakan, ketiga tersangka yang sudah diamankan dalam sel Mapolres Gayo Lues, setelah diperiksa dengan  waktu dan tanggal yang berbeda.

"Yang pertama ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka yakni, Lukman Hakim (rekanan/penyedia tempat) mulai ditahan sejak 14 April 2021 lalu, kemudian tersangka kedua Sahrul Huda alias Apuk, selaku PPTK  ditahan mulai 22 April 2021 dan tersangka ketiga Husin (mantan Kepala DSI Gayo Lues) dan saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Dayah Gayo Lues mulai  ditahan sejak 27 April 2021 lalu, setelah ditetapkan sebagai  tersangka," sebut Charlie Syahputra Bustamam.

Kapolres Gayo Lues itu mengatakan, tersangka yang mantan Kepala DSI Gayo Lues yang saat ini sebagai Kepala Dinas Dayah Gayo Lues ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Setelah  sempat dilakukan pemeriksaan sekitar 8 jam lebih.

"Kasus ini terus dilakukan penyidikan, sehingga memungkinkan ada tersangka lainnya, bahkan dalam perkara tindak pidana korupsi tersebut, penyidikan menyita barang bukti berupa dokumen dan sejumlah buku tabungan," ujar Kapolres Gayo Lues AKBP Charlie Syahputra Bustaman.(*)

Baca juga: Tiga Tersangka Kasus Korupsi Karantina Hafiz di Galus Ditahan, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Baca juga: Minta Dipoligami karena Tak Kunjung Punya Anak, Alhamdulillah Wardah Maulina Kini Positif Hamil

Baca juga: BPKP Evaluasi dan Kawal Perencanaan dan Penganggaran Aceh Tengah Tahun 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved