Video Conference

Bupati dan Forkopimda Nagan Raya Bahas soal Koordinasi Penanganan Covid-19

Gubenur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan kasus Covid-19 di Aceh sudah terjadi peningkatan sehingga perlu upaya bersama untuk melakukan lengkah pengend

Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati dan Forkopimda Nagan Raya vidcon dengan Gubernur dan Forkopimda Aceh di Bappeda, Kamis (29/4/2021). 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idhan bersama Forkopinda mengikuti video conference (vidcon) koordinasi penanganan Covid-19, Kamis (29/4/2021).

Vidcon berlangsung di Aula Bappeda Nagan Raya dalam penerapan dan evaluasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Aceh.

Pers rilis diterima Serambinews.com menjelaskan, bupati turut didampingi Dandim 0116 Letkol Inf Guruh Tjahyono, Kapolres AKBP Risno, Kasi Intel Kejari Heru Dwi Admojo, Sekda H Ardimartha, Kadis Kesehatan H Said Azman, Direktur RSUD SIM dr Doni Asrin dan Kalak BPBD Irfanda Rinadi.

Sementara dari Pemerintah Aceh, hadir Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kasdam IM Brigjen TNI Joko P Putranto, dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs Raden Purwadi.

Gubenur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan kasus Covid-19 di Aceh sudah terjadi peningkatan sehingga perlu upaya bersama untuk melakukan lengkah pengendalian agar penanganan Covid-19 di Aceh dapat teratasi.

Dikatakan, posko di tingkat desa diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran.

"Di tingkat mikro posko sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro dilaksanakan dengan pendekatan, kesepakatan, komunitas," jelasnya.

Program pemerintah tentang larangan mudik atau kegiatan cuti selama Ramadhan dan Lebaran, tidak diperbolehkan dan untuk mengoptimalkan seluruh aparatur desa bekerja sama antara TNI dan Polri untuk selalu mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Kasdam Brigjen TNI Joko P Putranto menyampaikan untuk mengatasi Covid-19 agar dibuat posko PPKM juga ada tim penanganan, tim pencegahan, tim pembinaan dan tim pendukung.

"Dengan dibentuknya posko PPKM di desa mudah-mudahan dapat mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Aceh," katanya.

Untuk mengatasi Covid-19 pentingnya para kepala daerah memantau perkembangan kasus penularan virus Corona di wilayahnya dan segera melakukan upaya pengendalian jika terjadi peningkatan kasus
Covid-19.

Sementara itu, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs Raden Purwadi menyatakan, kurangnya kepedulian dan kepatuhan masyarakat dengan kebiasaan nongkrong di warkop, pasar/swalayan, pedagang takjil pada sore hari yang mengundang kerumunan.

"Ini dengan mengabaikan protokol kesehatan menjadi salah satu penyebab kenaikan angka terkomfirmasi positif di Aceh," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved