Breaking News:

Berita Bireuen

Pemkab Bireuen Peringati Nuzulul Quran di Masjid Agung, Penceramah Rektor IAIN Lhokseumawe

Bertindak sebagai penceramah pada peringatan malam Nuzulul Quran Ramadhan 1442 Hijriah ini, Rektor IAIN Lhokseumawe yang juga putra asli Kabupaten

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Humas Pemkab Bireuen
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi, menyampaikan sambutan saat peringatan Nuzulul Quran, Kamis (29/4/2021) malam di Masjid Agung Sultan Jeumpa 

Bertindak sebagai penceramah pada peringatan malam Nuzulul Quran Ramadhan 1442 Hijriah ini, Rektor IAIN Lhokseumawe yang juga putra asli Kabupaten Bireuen, Dr Tgk H Dahnial. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemkab Bireuen memperingati malam Nuzulul Quran Ramadhan 1442 H di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Kamis (29/4/2021) malam.

Bertindak sebagai penceramah pada peringatan malam Nuzulul Quran Ramadhan 1442 Hijriah ini, Rektor IAIN Lhokseumawe yang juga putra asli Kabupaten Bireuen, Dr Tgk H Dahnial. 

Ceramah ini disampaikan seusai shalat Tarawih. 

Peringatan malam Nuzulul Quran dihadiri unsur pimpinan DPRK Bireuen, Forkopimda, Sekdakab, staf ahli, para asisten, Kepala SKPK, camat, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan ratusan masyarakat

Bupati Bireuen,  Dr H Muzakkar A Gani  SH MSi, dalam sambutannya antara lain mengatakan, Pemkab Bireuen, sangat berterimakasih kepada para jamaah meluangkan waktu mengikuti peringatan Nuzulul Quran.

Dengan demikian bisa mendengar ceramah agama terkait sejarah perjalanan Rasulullah SAW menerima wahyu turunnya Alquran.

Baca juga: Inilah Kandidat Pengganti KRI Nanggala-402, Riachuelo S40 Dilengkapi Spesifikasi Canggih

Baca juga: VIDEO Viral Dosen Tetap Mengajar Secara Virtual Meski Terbaring Sakit karena Stroke

Baca juga: VIDEO Pesepakbola Belanda Calvin Verdonk Ternyata Berdarah Aceh, Ayah Saya Lahir di Tanjung Meulaboh

"Puasa sudah 17 hari dan menjadi sebuah penyesalan bagi kita, apabila sudah 17 Ramadhan kita belum memegang dan membaca Alquran.

Padahal kita mengakui bahwa Alquran sebagai pedoman kita sebagai umat Islam,"
tutur Muzakkar.

Membaca Alquran, kata Bupati harus dipupuk sejak dini dan dijadikan kebiasaan sehari-hari. 

Bukan hanya sekadar dapat membaca, tetapi juga harus tahu arti dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Bupati Bireuen juga menyebutkan tiga makna dalam momentum Nuzulul Quran

"Salah satunya bagaimana kita mencintai dan membudayakan membaca Alquran, mengartikan dan melihat makna terkandung dalam Al Quran dan diaplikasi dalam perjalanan kehidupan sehari-hari," pesan Bupati. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved