Breaking News:

Polisi Amankan Puluhan Knalpot Brong

Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara mengamankan puluhan knalpot brong selama Operasi Keselamatan Seulawah

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto. 

LHOKSUKON – Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara mengamankan puluhan knalpot brong selama Operasi Keselamatan Seulawah, yang berlangsung dari 11 sampai 25 April 2021. Mayoritas knalpot brong itu ditemukan dari sepeda motor yang sudah dimodifikasi saat operasi di kawasan Lhoksukon, Aceh Utara.

Sebagaimana diketahui, penertiban knalpot brong tersebut dilakukan petugas selama bulan suci Ramadhan untuk memberikan rasa nyaman kepada warga dalam beribadah. Karena itu, diharapkan kepada remaja yang masih menggunakan knalpot untuk segera mengganti dengan yang standar.

“Ada puluhan knalpot brong yang kita amankan selama operasi keselamatan. Bahkan, saat ini masih kita amankan,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto SIK melalui Kasat Lantas, Iptu Adek Taufik SIK kepada Serambi, Kamis (28/4). Knalpot itu disita dari sejumlah pengguna jalan di kawasan Lhoksukon dan sekitarnya.

Menurut Kasat Lantas, knalpot brong akan dimusnahkan setelah Hari Raya Idul Fitri. Knalpot tersebut ditemukan saat petugas melakukan pengamanan saat malam hari, dan juga pada pengaturan lalu lintas pada sore hari. Sebab, selama Ramadhan petugas aktif melakukan pengamanan saat berlangsung shalat tarawih, dan juga menjelang buka puasa.

“Jadi, ketika ada pengguna yang memakai knalpot brong, maka langsung dibuka dari sepmor. Kemudian petugas juga memeriksa dokumen kelengkapan kenderaan,” ungkap Kasat Lantas. Kalau tidak lengkap, petugas mengamankan sepmor tersebut ke Pos Lantas.

Saat ini, katanya, ada puluhan juga sepmor yang sudah diamankan dalam operasi keselamatan tersebut. Hal ini karena tidak memiliki nomor polisi atau juga tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen. “Namun, bagi pengguna sepmor yang memiliki dokumen lengkap bisa mengambil sepmornya kembali,” katanya.

Sedangkan yang tak memiliki dokumen dan bernomor plat, jelas Kasat Lantas, itu masih diamankan karena dicurigai sepmor tersebut akan digunakan untuk balapan liar. Apalagi, kebanyakan sepmor yang diamankan tersebut sudah dimodifikasi. “Kita harapkan ke depan tak lagi sepmor yang memakai knalpot brong, karena dapat mengganggu kenyamanan orang lain,” pungkasnya.

Kasat Lantas Polres Aceh Utara, Iptu Adek Taufik kepada Serambi menyebutkan, dalam operasi keselamatan tersebut petugas juga diintesifkan untuk melakukan sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri, untuk mencegah penyebaran virus Corona. Karena dikhawatirkan jika larangan mudik tak dipatuhi bisa berdampak meningkat lagi penyebaran virus dari Kota Wuhan, Cina itu.

“Mulai 6 sampai dengan 17 Mei ke depan, kita akan melakukan penindakan terhadap warga yang akan mudik. Kita nantinya akan menempatkan petugas di pos di kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye, dan Lhoksukon,” ujar Iptu Adek Taufik.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved