Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dirjen Perkebunan Kementan Ajak USK Kembangkan Komoditas Kopi Gayo

"Saya tergelitik, tertarik karena USK punya laboratorium ataupun pusat penelitian kopi. Nah, kita butuh ini. Produksi kopi kita terbatas, apalagi...

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Para pekerja di salah satu koperasi di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, sedang menyortir biji kopi. 

Untuk itu, pihaknya memberikan tantangan bagi USK, bisa atau tidak kampus 'Jantong Ate Rakyat Aceh' ini membuat nursery dan produksinya harus berjuta-juta ton.

"Toh kalau nanti sasarannya di Aceh sudah ter-cover, jangan berhenti di sini saja. Saatnya untuk mengembangkan kopi Gayo di luar Aceh. Kalau USK punya nursery, maka pasarnya adalah program Kementan. Jadi, langsung diserap nantinya," urai Dirjen Perkebunan ini.

Baca juga: Pantau Gempa di Danau Toba, USK dan BMKG Kerja Sama Pasang 20 Seismometer

Kasdi Subagyono turut mengingatkan, agar produksi kopi Gayo dicapai lebih tinggi.

Mereka tidak ingin, setelah replanting hasilnya sama seperti sekarang.

Karena itu, pihaknya mendorong adanya agenda inovasi untuk menggerakkan pertani.

Terkait hal ini, kata Kasdi, Kementan punya konsep pengembangan kawasan berbasis korporasi pertanian.

"Ini nanti bisa kita kembangkan, dikerjakan USK. Mungkin implementasinya melibatkan dosen dan mahasiswa dalam pengawasan," terangnya.

Sementara itu, Rektor USK, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng antusias menyambut kedatangan Dirjen Perkebunan beserta rombongan.

Pihak USK siap berkolaborasi dengan Dirjen Perkebunan untuk menggarap kopi Gayo agar lebih unggul, baik secara kualitas maupun kuantitas.

"Di waktu yang terbatas ini kita sudah diskusi, sudah tampak apa yang akan kita lakukan, ada secercah harapan," kata Prof Samsul Rizal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved