Breaking News:

Berita Aceh Barat

Satu Pasien Covid-19 di Aceh Barat Meninggal Dunia

Warga berinisial PY (38) meninggal di RSUZA Banda Aceh dan saat ini sudah dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol kesehatan.

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Amril Nuthihar, Jubir Penanganan Covid-19 Aceh Barat. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Satuan Tugas Penanganan Coronavirus Disease ( Covid-19 ), Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (1/5/2021) melaporkan, satu orang pasien telah meninggal dunia di RSUZA Banda Aceh.

Selain satu orang pasien, juga bertambah lagi pasien baru yang positif terpapar Virus Corona sebanyak dua orang.

“Hari ada satu orang warga kita meninggal akibat terpapar Covid-19,” kata Jubir Penanganan Covid-19 Aceh Barat, Amril Nuthihar kepada Serambinews.com, Sabtu (1/5/2021).

Disebutkan, bahwa pasien yang telah meninggal dunia tersebut berasal dari Gampong Ujong Drien, Kecamatan Meureubo.

Warga berinisial PY (38) meninggal di RSUZA Banda Aceh dan saat ini sudah dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol kesehatan.

"Untuk Penambahan dua kasus Covid-19 hari ini, masing-masing berasal dari Gampong Kuta Padang yaitu RF (22), dan DS (44) dari Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan,” jelas Amril.

Baca juga: Krisdayanti jadi ABG Lagi setelah Suntik DNA Ikan Salmon Rp 1 Miliar ke Tubuhnya

Baca juga: Jangan Lewatkan, Ngobrol Seru Bareng Baim Wong di Celeb on Cam

Baca juga: Istri Beri Obat Mandul untuk Suami karena Hobi Selingkuh, Tindakannya Bikin Geger Pemerintah

Baca juga: Janda Kembang Pasok Perjaka Ting-ting Ngamar Berdua di Penginapan

Dijelaskannya, bahwa jumlah kumulatif Covid-19 di Aceh Barat sampai dengan Sabtu (1/5/2021) berjumlah 166 orang, dengan rinciannya sebagai berikut. 2 orang sedang dalam perawatan di RSUZA Banda Aceh, 3 orang dirawat di RS Meuraxa, isolasi mandiri sebanyak 9 orang, dan dalam pelacakan keberadaan pasien 2 orang.

Berikut meninggal dunia sebanyak 9 orang, sedangkan pasien yang telah sembuh sudah mencapai sebanyak 141 Orang.

Sementara itu, jumlah pasien suspek dalam pantauan sebanyak  5 orang, probable dalam pantauan nihil dan kontak erat dalam pantauan sebanyak 34 orang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved