Breaking News:

Berita Internasional

Kedai Makanan Ini Tutup Gara-gara Bos & Staf Dilarang Ibunya Masuk Kerja, Obrolan di WA Bikin Heboh

Pasalnya, sebuah kedai makanan di Melaka, Malaysia, terpakasa tutup sehari akibat tiga pegawai, bahkan bosnya dilarang masuk kerja oleh ibu mereka.

AFP/PHILIPPE CARILLO
Ilustrasi kedai tutup 

SERAMBINEWS.COM – Ada-ada saja kejadian selama pandemi Covid-19 melanda dunia saat ini.

Pasalnya, sebuah kedai makanan di Melaka, Malaysia, terpakasa tutup sehari akibat tiga pegawai, bahkan bosnya dilarang masuk kerja oleh ibu mereka.

Kisah yang viral ini diwartakan oleh World of Buzz pada Jumat (30/4/2021) yang melansir China Press.

Menurut China Press, sebuah outlet kuliner terkenal mengumumkan di media sosial bahwa mereka akan tutup satu hari pada Sabtu (1/5/2021), karena lonjakan kasus Covid-19.

Namun kenyataannya, tiga staf mengajukan cuti di hari yang sama karena dilarang ibunya masuk kerja.

Baca juga: Ariel NOAH Beri Hadiah Ini untuk BCL, Bukti Hubungan Spesial Keduanya Memang Sudah Lama Terjalin

Baca juga: Pernah Dikirim Menumpas GAM, Pasukan Setan TNI Siap Gempur Markas Teroris di Papua, Ini Kehebatannya

Baca juga: Liga Kriket Tetap Digelar di Tengah ‘Tsunami’ Covid-19, Warga India Murka & Luapkan Amarah di Medsos

Akibat kekurangan tenaga kerja, toko itu tak punya pilihan selain tutup sehari.

Tangkapan layar obrolan WhatsApp antara staf dan bosnya pun viral di media sosial.

Isi chat mereka kurang lebih begini:

Staf: Halo bos! Saya, XX, dan XX tidak bisa datang. Akibat maraknya kasus Covid di Melaka, ibu kami melarang kami bekerja. Maaf bos!

Bos: Jadi 3 dari kalian tak bisa masuk kerja? Apa kamu tidak tahu besok itu Sabtu?

Baca juga: Bahas Politik di Aceh, Wali Nanggroe dan Mualem Jumpai Jusuf Kalla

Baca juga: Ini Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan Tubuh

Baca juga: Tips Hilangkan Tulang Ikan Tersangkut di Tenggorokan

Halaman
12
Editor: Saifullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved