Breaking News:

Internasional

Pelancong Arab Saudi Diwajibkan Vaksinasi Covid-19 Penuh, Cegah Karantina di Negara Tujuan

Para wisatawan  Arab Saudi diwajibkan vaksinasi Covid-19 penuh dan memeriksa peraturan virus Corona di negara tujuan, sebelum penerbangan.

AP
Petugas mengarahkan warga Arab Saudi dengan tujuan luar negeri di Bandara Riyadh. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Para wisatawan  Arab Saudi diwajibkan vaksinasi Covid-19 penuh dan memeriksa peraturan virus Corona di negara tujuan sebelum penerbangan.

Karena tindakan karantina mungkin berbeda dari satu tujuan ke tujuan berikutnya.

Asisten Deputi Menteri Pengobatan Pencegahan Dr. Abdullah Asiri mendesak warga Saudi telah mengeluarkan aturan sebelum penerbangan internasional dibuka lagi pada 17 Mei 2021.

Dilansir SPA, Sabtu (1/5/20210, warga yang berniat bepergian ke luar negeri harus diimunisasi penuh sebelum penerbangan.

Baca juga: Arab Saudi Gelar Festival Puisi Arab di Dammam Hingga 21 Maret 2022

Tetapi memperingatkan itu mungkin tidak menghindarkan mereka dari menghabiskan waktu dikarantina saat kedatangan.

Dia menambahkan peraturan setiap negara berbeda satu sama lain dan individu yang diimunisasi mungkin tidak dikecualikan.

Kementerian Kesehatan Saudi (MoH), mengatakan tidak ada karantina yang diperlukan untuk individu yang diimunisasi di Kerajaan.

Bahkan, jika melakukan kontak dengan orang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Arab Saudi Imbau Warga Beli Kebutuhan Idul Fitri di Luar Jam Sibuk

Sejumlah pertanyaan telah dibuat tentang peraturan karantina setelah menerima suntikan kedua.

Tetapi Kementerian Kesehatan menegaskan 14 hari setelah menerima dosis kedua, individu yang diimunisasi lengkap tidak harus dikarantina setelah kontak dengan kasus yang dikonfirmasi.

Tetapi harus melanjutkan tindakan pencegahan umum. seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Baca juga: Arab Saudi Larang Pertemuan Besar Selama Ramadhan

Kemenkes menambahkan, vaksin COVID-19 berfungsi merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi.

Bahkan, dapat mengurangi risiko gejala yang parah, dan mengurangi penularan ke orang lain.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved