Breaking News:

Berita Kutaraja

Peringati Nuzulul Quran, Gampong Ateuk Jawo Potong 2 Ekor Sapi & Bagikan Kuah Beulangong untuk Warga

Kegiatan yang saban tahun dilaksanakan ini berlangsung di halaman meunasah gampong setempat, Minggu (2/5/2021).

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Panitia kegiatan mengisi kuah beulangong ke dalam wadah milik warga saat pembagian kuah beulangong dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di halaman Meunasah Gampong Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (2/5/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran pada Ramadhan 1442 H, Gampong Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh bagi-bagi kuah beulangong untuk warganya.

Kegiatan yang saban tahun dilaksanakan ini berlangsung di halaman meunasah gampong setempat, Minggu (2/5/2021).

Ada 24 kuali gulai kari daging khas Aceh tersebut yang dimasak di halaman meunasah setempat.   

Sekretaris Gampong Ateuk Jawo, Munawar mengatakan, kegiatan masak kuah beulangong dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat.

Untuk kegiatan itu, jelasnya, ada dua ekor sapi yang disembelih untuk dimasak dalam 24 kuali.

Baca juga: Ternyata Potensi Wisatawan Muslim ke Aceh bukan dari Timteng & Malaysia, Begini Analisa Sandiaga Uno

Baca juga: Aceh Perlu Gagas Qanun Pelestarian Cagar Budaya, Syech Fadhil: Ini Juga Amanah MoU Helsinki

Baca juga: Gempa Hari Ini - Aceh Diguncang Gempa 4,8 M saat Warga Sedang Santap Sahur

“Sebanyak 22 kuali kuah beulangong dibagi untuk masyarakat. Sedangkan dua kuali lagi untuk persiapan buka puasa bersama aparatur gampong dan panitia pelaksana kegiatan di meunasah,” kata Munawar.     

Saat mengambil kuah beulangong, masing-masing warga membawa wadah sendiri untuk diisi kuah beulangong.

Pengambilan kuah beulangong dilakukan pada sore hari dan berlangsung dengan tertib. 

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (protkes) untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, untuk tahun ini, panitia juga tidak mengundang warga gampong tetangga untuk berbuka puasa bersama.  

Baca juga: Disdik Usulkan 800 Guru Honor Terdaftar dalam Dapodik Diangkat Jadi P3K, Begini Proses Seleksinya

Baca juga: Irwandi Obati Rasa Rindu Akan Aceh Lewat Masakan Sang Istri, Begini Curahan Hati Darwati A Gani

Baca juga: Ganas! Pria Ini Diduga Minum Obat Kuat sebelum Rudapaksa Gadis SR hingga Alami Pendarahan Hebat

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, kita selalu mengundang warga gampong tetangga untuk buka puasa di meunasah,” bebernya.

“Tapi tahun ini ditiadakan karena kita mengikuti imbauan pemerintah yang melarang kegiatan kerumunan,” pungkas Munawar.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved