Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Sempat Dikira Chikungunya, Ternyata Ini Penyebab Meningkatnya Demam di Aceh Tamiang

Sebagian kawasan di Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang diisukan telah terserang penyakit chikungunya

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Kadinkes Aceh Tamiang, Ibnu Aziz 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sebagian kawasan di Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang diisukan telah terserang penyakit chikungunya, menyusul meningkatnya kasus demam dalam dua pekan terakhir.

Isu ini beredar di kalangan masyarakat setelah gejala yang ditunjukan pasien dilaporkan mirip dengan penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk itu.

“Pasien merasakan demam disertai batuk flu dan nyeri persendian,” kata Kadis Kesehatan Aceh Tamiang Ibnu Aziz melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Muhammad Nukh, Senin (3/5/2021).

Baca juga: WASPADA, 2 Varian Baru Covid-19 dari India dan Afrika Selatan Ditemukan di Bali dan Jakarta

Nukh menjelaskan sejak isu ini merebak, pihaknya melalui Puskesmas Bandarpusaka langsung turun melakukan observasi terhadap daerah yang dilaporkan tedampak virus ini.

Dari pendataan itu diketahui ada dua kampung yang mengalami peningkatan kasus demam, yakni Bengkelang dan Pangidam.

Namun setelah melalui penanganan, dia memastikan gejala deman yang dialami masyarakat di dua kampung itu bukan chikungunya, melainkan hanya demam biasa.

“Berdasarkan laporan Kapus Bandarpusaka, Jamaul Khair, hanya demam biasa, sejauh ini belum ditemukan chikungunya,” ungkapanya.

Baca juga: Marah Dicap Teroris, KKB Ancam Habisi Militer dan Suku Jawa di Papua, TNI/Polri Siap Jaga Warga

Dia menambahkan meningkatnya kasus ini tidak terlepas dari faktor cuaca yang dalam sebulan terakhir cukup terik.

Kondisi ini kata dia diperparah dengan proyek pembangunan jalan di kampung itu yang menyebabkan banyaknya debu.

“Kebetulan di kampung itu sedang ada pembangunan jalan, sebaiknya masyarakat menggunakan masker agar terindar dari debu,” saran dia.

Baca juga: Waduh, Bawa Uang Rp 2,1 Miliar Cuma Ditutupi Terpal, Ketahuan Saat Polisi Periksa Kendaraan Pemudik

Nukh memastikan Puskesmas Bandarpusaka saat ini terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh dengan mengonsumsi air putih dan sayur-sayuran. 

Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan untuk menghindari debu yang ditimbulkan dari proyek pembangunan jalan. (*)

Baca juga: Ini Wanita Pengirim Sate Beracun Sianida, Tujuan ke Anggota Polisi, Tapi yang Tewas Anak Sopir Ojol

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved