Breaking News:

Berita Aceh Selatan

LIBAS: Proyek Jalan Produksi Tani di Samadua Diduga Asal Jadi

"Berdasarkan investigasi kita di lapangan, diduga mutu pelaksanaan pembukaan jalan produksi tani di kawasan Gunung Mata Air, Gampong Dalam itu sangat

Foto Dok LIBAS
Proyek pembukaan jalan produksi tani di kawasan pegunungan Gampong Dalam, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan diduga dikerjakan asal jadi. 

"Berdasarkan investigasi kita di lapangan, diduga mutu pelaksanaan pembukaan jalan produksi tani di kawasan Gunung Mata Air, Gampong Dalam itu sangat buruk dan kualitasnya diragukan," ungkap Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (3/5/2021).

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Proyek pembukaan jalan produksi tani di kawasan pegunungan Gampong Dalam, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan diduga dikerjakan asal jadi.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS), Mayfendri SE, Senin (3/5/2021).

"Berdasarkan investigasi kita di lapangan, diduga mutu pelaksanaan pembukaan jalan produksi tani di kawasan Gunung Mata Air, Gampong Dalam itu sangat buruk dan kualitasnya diragukan," ungkap Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (3/5/2021).

Bahkan, lanjutnya, proyek pembukaan jalan produksi tani sepanjang 1 kilometer tersebut bakal terancam jadi proyek sia - sia.

Sehingga, tidak bisa dimanfaatkan sebagai akses warga baik dari dan ke kebun.

"Proyek tersebut menelan dana sebesar Rp 470 Juta. Jika kualitasnya tidak bagus, maka bakal menjadi proyek sia-sia," ujarnya. 

Baca juga: Fraksi PKS DPRK Aceh Besar Bagikan Ratusan Takjil Kanji Rumbi

Menurutnya, sejauh ini pelaksanaan proyek - proyek pembukaan jalan produksi tani di Aceh Selatan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, karena kualitasnya buruk. 

"Seperti proyek pembukaan jalan produksi tani di beberapa titik di Kecamatan Samadua yang telah dikerjakan beberapa tahun lalu, hingga kini tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," sebutnya. 

Halaman
12
Penulis: Taufik Zass
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved