Breaking News:

Berita Aceh Utara

Soal Pengelolaan Blok B, Ketua DPRK Sebut Aceh Utara Sudah Persiapkan Diri Sesuai Permintaan PEMA 

Hal itu dilakukan sebagai persiapan agar perusahaan tersebut nantinya bisa menjadi pengelola Blok yang berada di kawasannya setelah Pertamina Hulu

For Serambinews.com
Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat 

Hal itu dilakukan sebagai persiapan agar perusahaan tersebut nantinya bisa menjadi pengelola Blok yang berada di kawasannya setelah Pertamina Hulu Energi atau PHE berakhir masa kontrak. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Perusahaan Daerah Pase Energi Aceh Utara sudah mengurus perubahan menjadi PT Pase Energi Migas (Perseroda). 

Hal ini sesuai Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. 

Hal itu dilakukan sebagai persiapan agar perusahaan tersebut nantinya bisa menjadi pengelola Blok yang berada di kawasannya setelah Pertamina Hulu Energi atau PHE berakhir masa kontrak. 

Seperti diketahui Blok B peninggalan ExxonMobil tersebut berada dalam lima kecamatan di Aceh Utara yaitu, Kecamatan Syamtalira Aron (Cluster I) Nibong (Cluster II), Tanah Luas (Cluster III). 

Kemudian Kecamatan Matangkuli (Cluster IV) dan Langkahan. 

Baca juga: Inilah Rumah Tertua Dalam Sejarah Peradaban Manusia, Berusia 2 Juta Tahun, Bukti Ada Manusia Purba?

Baca juga: Kamp Pengungsi Suriah, Tempat Ribuan Keluarga ISIS Mengungsi Diserang Virus Corona

Baca juga: VIDEO Kisah Cinta Pemuda Kashmir India dan Perempuan Calon Doktor Asal Aceh, Bermula dari Inggris

Sedangkan pipa pengelolaan migas tersebut juga melintasi tiga kecamatan lainnya, yaitu Paya Bakong, Pirak Timu dan juga Cot Girek. 

PT Pembangunan Aceh (PEMA) kini sudah sah untuk mengelola Blok setelah mendapat SK Menteri ESDM nomor 76.K/HK.02/MEM.M/2021 tentang persetujuan pengelolaan dan penetapan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok kontrak kerja sama pada wilayah Blok B.

“Beberapa waktu lalu saya bersama Komisi III sudah bersilaturahmi dengan pengurus PEMA di Banda Aceh,” ujar Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat kepada Serambinews.com, Senin (3/5/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, pihak PEMA meminta Aceh Utara mengubah PD Pase Energi menjadi PT agar nantinya dapat bekerja sama dalam mengelola Blok B. 

“Kita sudah lama siapkan PT tersebut. Tapi sekarang perusahaan tersebut belum dilibatkan dalam rencana pengelolaan Blok B,” ungkap Arafat. 

Selain itu kata Arafat, Gubernur Aceh saat kegiatan penyerahan aset Aceh Utara dengan Lhokseumawe juga menyebutkan akan melibatkan Aceh Utara dalam pengelolaan Blok B tersebut. 

“Karena itu berharap PEMA dan Pemerintah Aceh menjaga komitmennya, apalagi wilayah kerja operasi Blok B tersebut berada di kawasan Aceh Utara,” pungkas Ketua DPRK Aceh Utara ini. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved