Breaking News:

BSI dan BAS Harus Bersinergi

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah (BAS) dapat bersinergi

BANKBSI.CO.ID
migrasi rekening lama ke BSI 

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah (BAS) dapat bersinergi, bekerja sama, dan saling mengisi dalam berinovasi.

“Kami juga berharap ada sinergi dengan Bank Aceh Syariah. Nah, karena boleh dikatakan yang besar selama ini di Aceh IDB hanya Bank Aceh Syariah. Mudah-mudahan bisa menjadi partner, dan kita memang ditakdirkan untuk tidak memiliki bank konvensional, sehingga tentu lebih leluasa Bank Syariah yang ada di Aceh dalam berinovasi,” sebut Nova saat menerima kunjungan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (4/5/2021).

Dikatakan Nova, pihaknya senang dan bersyukur atas mergernya anak perusahaan BUMN bidang perbankan diantaranya Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia. “Tentu kita semua senang dan Aceh mungkin paling relevan dalam menyambut BSI, karena adanya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Nova juga menyampaikan bahwa ia menginginkan  Bank Aceh Syariah dalam hal pembiayaannya lebih banyak ke produktif. “Mungkin kita bersinergi ada kemampuan yang terbatas di Bank Aceh Syariah dibandingkan BSI, nah, ini mungkin nanti bisa bersinergi. Kalau ada program-program pembiayaan yang besar BSI bisa membantu melalui kantor pusatnya,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pembiayaan produktif di Bank Aceh Syariah sudah naik dari 8 persen menjadi 13 persen. Sebagian besar pembiayaan di Bank Aceh Syariah konsumtif, karena kebutuhan nasabahnya seperti itu. “Pengusaha-pengusaha besar di Aceh belum ada yang menjadi nasabah Bank Aceh Syariah. Bukan tidak ada pengusaha besar di Aceh, ada, tapi mainnya ke bank konvensional,” tambah Gubernur.

Sejak awal 2020, dikatakan, ia meminta Bank Aceh Syariah untuk menyamakan performanya dengan bank-bank lain. Antaranya membangun IT sistem serta meluncurkan internet banking, dan lainnya.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menyambut baik terkait yang disampaikan Gubernur Aceh perihal sinergi dengan Bank Aceh Syariah. “Karena kita juga punya permodalan yang cukup bagus walaupun masih buku 3, tapi buku 3 gemuk mendekati buku 4,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan komposisi pembiayaan di BSI, khususnya di Aceh 30 persen konsumtif dan 70 persen produktif. Sehingga peluang-peluang untuk bersinergi untuk pembiayaan yang produktif dan konsumtif dirasakan hal itu memungkinkan dilakukan.

Juni Operasinal akan Berjalan

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menambahkan, secara umum merger ketiga bank tersebut sudah dilakukan, namun  saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan terkait merger operasional dari ketiga bank ini menjadi satu.

“Ini tentu akan memakan waktu. Insya Allah pada bulan Juni operasional BSI sudah akan berjalan seperti seharusnya. Oleh karena itu, pada proses integrasi ini kami memohon dukungan dari Pemerintah Aceh,” kata Hery.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat itu, Gubernur turut didampingi oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, EMK Alidar. Sementara itu Dirut BSI turut didampingi oleh Direktur Sales and Distribution, Anton Sukarna, Direktur Finance and Strategy, Ade Cahyo Nugroho, SEPV Human Capital, Rosma Handayani dan Regional CEO BSI, Nana Hendriana.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved