Breaking News:

Update Corona di Aceh

Kasus Covid-19 Aceh Bertambah 98 Orang, Lima Meninggal Dunia

“Warga Banda Aceh seyogyanya meningkatkan kewaspadaan dan memperketat protokol kesehatan, karena kasus positif trennya meningkat dalam tiga hari...

For Serambinews.com
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. 

“Warga Banda Aceh seyogyanya meningkatkan kewaspadaan dan memperketat protokol kesehatan, karena kasus positif trennya meningkat dalam tiga hari terakhir,” kata Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi sebanyak 98 orang. 

Warga Kota Banda Aceh, mendominasi kasus positif harian dalam tiga hari terakhir.

Sementara itu, sembilan pasien dilaporkan sembuh, dan lima orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir di Aceh. 

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Selasa (4/5/2021) malam.

“Warga Banda Aceh seyogyanya meningkatkan kewaspadaan dan memperketat protokol kesehatan, karena kasus positif trennya meningkat dalam tiga hari terakhir,” kata Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu. 

Ia menjelaskan, pada 2 Mei 2021 Banda Aceh mencatat 23 kasus, atau 34 persen dari 68 kasus konfirmasi positif di Aceh.

Baca juga: Kunjungan Ramadhan ke AD Pirous: Pemula dan Pendiri Kaligrafi Kontemporer Nasional (VII)

Hari berikutnya kasus positif harian di Banda Aceh sebanyak 17 orang, atau 33,3 persen dari 56 kasus baru di Aceh.

Hari ini Kota Banda Aceh kembali menyumbang 30 kasus baru di Aceh, atau sekitar 30% dari 98 kasus positif Covid-19.  

Selain Kota Banda Aceh, kasus harin di Aceh Besar, Aceh Tengah, Pidie, dan Kota Lhokseumawe, juga menunjukkan peningkatan dan patut menjadi perhatian.

Kasus-kasus harian tersebut merupakan indikasi bahwa penularan virus corona dalam masyarakat masih relatif tinggi. 

Kasus harian yang lebih tinggi dari biasanya, merupakan alarm untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih  cekatan mengantisipasinya.

Perlu  meningkatkan pengawasan dan monitoring penerapan protokol kesehatan di warung kopi, kafe, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya yang acap terjadi kerumunan. 

“Semua pihak harus proaktif dalam penerapan protokol kesehatan, agar penyebaran virus corona dapat dikendalikan,” ujar SAG. (*)

Baca juga: Kapolda Aceh Minta Masyarakat Belajar dari Lonjakan Covid-19 di India

Penulis: Subur Dani
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved