Sabtu, 9 Mei 2026

Bank Syariah Indonesia

Persiapan Roll Out di Provinsi Aceh, BSI Lakukan Konsolidasi Internal dan Eksternal

Gubernur juga mengungkapkan harapannya agar kedepannya nanti BSI bisa bekerjasama de­ngan Bank Aceh Syariah, sehingga makin banyak masyarakat Aceh

Tayang:
Editor: IKL
DOK BSI ACEH
BERBINCANG - Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT (kanan), berbincang dengan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, dalam diskusi perbankan dan ekonomi di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (4/5/2021). Seiring dengan penerapan Qanun Aceh, Bank Syariah Indonesia berkomitmen mendukung pengembangan perekonomian Aceh dengan memberikan akses perbankan yang luas bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. 

Persiapan Roll Out di Provinsi Aceh, BSI Lakukan Konsolidasi Internal dan Eksternal

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menjelang dilakukannya migrasi rekening dan penyatuan sistem atau biasa disebut roll out pada Bulan Juni nanti, Direksi Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan silaturahmi dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan juga Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar, Selasa (4/5/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Tbk Hery Gunardi, melaporkan kesiapan BSI dalam melakukan roll out di wilayah Aceh sekaligus meminta doa restu agar proses ini bisa berjalan dengan baik sehingga bisa melayani 2 juta nasabah di Provinsi Aceh dan sekitarnya.

“Aceh istimewa bagi BSI, karena merupakan wilayah dengan jumlah cabang terbanyak di Indonesia” ujar Hery Gunardi.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyambut hangat kehadiran BSI di Bumi Nanggroe Aceh Darussalam karena berdekatan dengan momentum pelaksanaan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 yang mengatur mengenai Lembaga Keua­ngan Syariah.

“Kami sudah memberikan ruang yang luas untuk kemajuan perekonomian Syariah di Aceh, dan kami menyambut baik kehadiran BSI di Aceh”, ujar Nova Iriansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengungkapkan harapannya agar kedepannya nanti BSI bisa bekerjasama de­ngan Bank Aceh Syariah, sehingga makin banyak masyarakat Aceh yang mendapatkan pelayanan perbankan Syariah.

Sementara itu, dalam pertemuan silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar di Meuligoe Wali Nanggroe, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi juga menyampaikan persiapan BSI untuk melakukan roll out pada bulan Juni mendatang dan mengatakan bahwa kehadiran BSI di Aceh untuk memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Aceh.

Wali Nanggroe berpesan agar BSI bisa terus memperhatikan sektor UMKM di Aceh.

Data per Maret 2021 BSI Region 1 Aceh akan melayani 2 juta Nasabah di Provinsi Aceh dan sekitarnya. Sebagai informasi, Proses integrasi operasional cabang, layanan, dan produk dilakukan mulai 15 Februari sampai 30 Oktober 2021.

Dalam periode tersebut, nasabah secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi ke Bank Syariah Indonesia. Nasabah dapat menyampaikan informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan email.

Sementara untuk ATM, nasabah tetap dapat menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank asal maupun jaringan ATM yang bekerja sama, seperti jaringan ATM Prima, ATM Bersama, dan GPN.

Sedangkan untuk mobile banking dan internet banking dari masing-masing bank asal tetap dapat digunakan dan diakses oleh nasabah sampai dengan informasi selanjutnya.

Untuk pembiayaan baru, nasabah dapat mengajukan ke cabang BSI terdekat.

Sedangkan, untuk pengajuan perpanjangan/restrukturisasi/penambahan fasilitas pembiayaan dapat dilayani oleh bank asal nasabah sebelumnya.

Pembayaran angsuran pembiayaan nasabah tetap dibayarkan melalui rekening bank asal.

Terkait dengan informasi lebih lanjut mengenai migrasi rekening dan penukaran kartu ATM/debit yang baru, nasabah dapat menghubungi Bank Syariah Indonesia Call 14040 atau web resmi Bank Syariah Indonesia www.bankbsi.co.id.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved