Breaking News:

PN Jakpus Gugurkan Gugatan AD/ART Partai Demokrat, Kubu Moeldoko: Ini Baru Latihan Pemanasan

Gugatan kubu Moeldoko digugurkan, lantaran mereka selaku pengguggat maupun pihak yang mewakilkan, tak hadir tiga kali berturut-turut di persidangan

Editor: Amirullah
ANTARA FOTO/ENDI AHMAD
Moeldoko (tengah) tiba di lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025.(ANTARA FOTO/ENDI AHMAD) 

SERAMBINEWS.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggugurkan permohonan kubu Moeldoko, yang menggugat AD/ART Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Gugatan kubu Moeldoko digugurkan, lantaran mereka selaku pengguggat maupun pihak yang mewakilkan, tak pernah hadir tiga kali berturut-turut di persidangan.

Padahal, PN Jakarta Pusat sudah secara patut memanggil penggugat agar hadir.

"Menyatakan gugatan para penggugat tersebut gugur."

"Menghukum para penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah, nanti akan disebutkan," ucap ketua majelis hakim Saifuddin Zuhri di persidangan, Selasa (4/5/2021).

Alasan ketidakhadiran para penggugat juga disebut bukan terjadi karena suatu halangan yang sah. Sehingga, berkenaan dengan itu, gugatan penggugat harus dinyatakan gugur.

Baca juga: Pria Ini Pukul Nurdin Pakai Balok, Korban Dituduh Suka Ganggu Istri Pelaku

Baca juga: Pekerja Indonesia Disiksa Majikan di Singapura, Dipaksa Telan Kapas Kotor dan Rambut Rontok

"Menimbang bahwa oleh karena ternyata kehadiran penggugat para peserta tersebut bukan dikarenakan oleh suatu hal halangan yang sah, maka gugatan penggugat harus dinyatakan gugur," tutur hakim.

Partai Demokrat versi KLB Sibolangit melayangkan gugatanAD/ART Partai Demokrat. Gugatan ini dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pihak pemohonnya antara lain Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat kubu Moeldoko, La Moane Sabara, Jefri Prananda (Ketua DPC Konawe Utara), Laode Abdul Gamal (Ketua DPC Muna Barat), Muliadin Salemba (Ketua DPC Buton Utara), dan Ajrin Duwila.

Sedangkan pihak tergugat adalah DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 (tergugat I) dan DPP Partai Demokrat periode 2015-2020 (tergugat II). Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjadi pihak yang turut digugat.

Baca juga: Mempelai Pria Tak Hafal Perkalian Dua, Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan, Mediasi Pun Gagal

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved