Breaking News:

Tak Lolos Tes ASN, Sejumlah Penyidik KPK yang Tangani Kasus Kakap Diisukan Bakal Dipecat

Pemecatan terhadap para pegawai KPK ini merupakan buntut dari tes wawasan kebangsaan yang digelar lembaga tersebut.

abba gabrillin
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

Dalam rapat pimpinan, menurut sumber ini, Firli juga telah diingatkan akan citra lembaga jika pemecatan dilakukan.

Pemecatan akan berimbas kepada kerja-kerja pemberantasan korupsi hingga nasib keluarga pegawai.

"Disampaikan juga bahwa bagaimana citra KPK main sembarang pecat, bagaimana perkara yang ditangani, bagaimana nasib pegawai dan keluarganya karena hanya dalam waktu sebulan sudah tidak kerja di KPK, bagaimana jika mereka menggugat," tuturnya.

Baca juga: Pengadilan Mesir Mendukung Penyitaan Kapal Kargo Jepang, Pemblokir Terusan Suez

Namun Firli membantah tudingan itu.

Ia menegaskan pimpinan lembaga antirasuah selalu berpegang teguh pada prinsip kolektif kolegial dalam mengeluarkan keputusan.

Baca juga: Benarkah Tak Lolosnya Sejumlah Pegawai KPK dalam Tes ASN Sudah Dirancang Sejak Awal?

"Pimpinan KPK adalah kolektif kolegial, sifat kepemimpinan KPK adalah kolektif kolegial. Maknanya, semua keputusan diambil secara bulat dan tanggung jawab bersama oleh semua pimpinan KPK," ujar Firli melalui keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Firli juga membantah kabar yang menyebut bahwa dirinya merupakan satu-satunya pimpinan yang bersikeras memecat puluhan pegawai KPK dimaksud.

"Jadi, saya tegaskan tidak ada pemaksaan kehendak," ujarnya.

Sementara Novel Baswedan mengaku heran ia dan rekan-rekannya tersebut tidak lolos tes.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved