Breaking News:

Idul Fitri

Tips Sukses Bikin Kue, Ini Resep Kue Lebaran, Nastar, Lidah Kucing, Kue Putri Salju hingga Kastengel

Setiap Idul Fitri atau Lebaran, salah satu hidangan yang ada adalah kue kering atau disebut juga kue lebaran.

Editor: Nur Nihayati
YouTube 'Resep Abi'
Resep kue lebaran, putri salju penuh taburan gula 

Siapkan wajan, lalu sangrai tepung sagu dan daun pandan dengan api kecil hingga daun pandan kering. Setelah itu, campurkan susu bubuk, lalu aduk hingga rata.
Matikan kompor dan diamkan hingga dingin. Siapkan wadah, lalu masukkan gula halus dan mentega. Aduk dengan mixer hingga tekstur menjadi creamy.
Lalu masukan dua butir kuning telur dan aduk kembali dengan mixer hingga adonan tercampur rata. Tambahkan santan dan mixer kembali hingga merata.
Masukan parutan keju, lalu aduk kembali dengan mixer. Campurkan dengan tepung sagu yang sudah disangrai tadi.
Masukan adonan ke dalam pipping bag yang sudah ditempelkan cetakan spuit. Kemudian cetak adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas roti dan mentega.
Selanjutnya, masukkan ke dalam oven dan panggang selama 25-30 menit hingga matang merata dan garing. Setelah matang, kue sagu keju siap disimpan dalam stoples.
6. Kastengel

Bahan-bahan:

300 gram mentega
2 butir kuning telur
127 gram keju parut
400 gram terigu protein rendah
2 sdm susu bubuk
keju cheddar parut untuk topping
Bahan olesan:

3 buah kuning telur

1 sdt susu cair

Cara membuat:

Siapkan wadah, lalu masukkan mentega dan telur. Aduk dengan mixer hingga lembut. Tambahkan keju sambil diaduk hingga rata.
Masukkan tepung sedikit demi sedikit, lalu aduk dengan spatula hingga kalis.
Ambil adonan, lalu pipihkan dan ratakan dengan rolling pin hingga ketebalan satu inci.
Setelah itu, potong-potong adonan. Susun adonan di atas loyang yang sudah diolesi mentega. Jangan lupa beri taburan keju cheddar parut.
Masukkan ke dalam oven, lalu panggang dengan suhu 130 derajat Celsius selama 30 menit.
Setelah matang, angkat dan biarkan kastengel dingin sebelum disimpan di dalam stoples.
7. Kue kacang tanah

Bahan-bahan:

400 gram tepung terigu
250 gram kacang tanah kupas yang sudah disangrai
minyak goreng
150 gram gula halus
1 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
2 butir kuning telur
1 sdm mentega untuk olesan

Cara membuat:

Siapkan blender, lalu masukkan kacang tanah yang sudah disangrai. Proses kacang tanah hingga halus.
Siapkan wadah, lalu campurkan kacang tanah dengan tepung terigu, gula halus, garam, vanili, dan minyak goreng sedikit demi sedikit. Aduk dengan spatula sampai adonan tercampur rata dan menjadi lembap.
Jika adonan sudah lembab, tutup adonan dengan plastik dan simpan ke dalam kulkas kurang lebih satu jam.
Setelah itu, keluarkan dari kulkas dan diamkan adonan sebentar dalam suhu ruangan. Cetak adonan sesuai selera dengan cetakan bulan sabit atau sesuai selera.
Susun adonan yang sudah dicetak ke atas loyang yang sudah diolesi dengan margarin. Selanjutnya, olesi bagian atas kue dengan campuran kuning telur dan mentega hingga merata.
Masukkan ke dalam oven, lalu panggang dengan suhu 170 derajat Celsius selama 25 menit hingga matang. Setelah matang, angkat dan simpan kue di dalam stoples.
8. Kue mentega

Bahan-bahan:

175 gram salted butter
60 gram gula halus
175 gram tepung terigu
45 gram tepung maizena
1 sdm susu bubuk
Cara membuat:

Siapkan wadah, lalu masukkan salted butter dan gula halus. Kocok dengan mixer selama 2-3 menit.
Tambahkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk. Aduk hingga merata dengan spatula.
Selanjutnya siapkan loyang yang sudah diolesi mentega. Cetak dengan pipping bag dan spuit, lalu bentuk sesuai selera.
Setelah itu, beri taburan gula hingga merata. Masukkan ke dalam oven, lalu panggang dengan suhu 150 derajat Celsius selama kurang lebih 45 menit.
Setelah matang, angkat dan diamkan hingga dingin. Masukkan kue ke dalam stoples.
9. Kue cokelat

Bahan-bahan:

100 gram mentega
100 gram margarin
250 gram tepung terigu
200 gram gula halus
2 sdm tepung maizena
1 butir telur
2 sdm cokelat bubuk
1 sdt baking powder
Cara membuat:

Siapkan wadah, lalu campurkan tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking powder. Aduk hingga rata dengan mixer, lalu sisihkan.
Siapkan wadah yang berbeda, lalu campurkan mentega, margarin, dan gula halus. Aduk kembali dengan mixer hingga adonan menjadi lembut.
Tambahkan telur, lalu kocok hingga rata. Masukkan campuran tepung sambil diayak. Aduk kembali hingga rata dengan spatula.
Siapkan loyang, lalu olesi dengan margarin. Ambil satu sendok teh adonan, lalu bulatkan dengan tangan. Susun di atas loyang.
Masukkan dalam oven, lalu panggang dengan suhu 160 derajat Celsius selama 30 menit.
Setelah matang, angka dan dinginkan dengan pada suhu ruangan sebelum disimpan dalam stoples.
8 Cara Membuat Kue Putri Salju Lumer di Mulut, Tidak Gampang Hancur

Kue putri salju merupakan salah satu kue kering klasik yang rutin muncul di rumah-rumah orang Indonesia khususnya saat hari raya seperti Idul Fitri.

Kue ini biasanya berbentuk bulan sabit dan diberi taburan gula halus.

Taburan gula halus tersebut memberikan sensasi dingin pada kue. Adonan kue putri salju cukup renyah ketika digigit, tetapi lembut dan lumer ketika masuk ke mulut.

Namun, ada beberapa kue putri salju yang sangat mudah hancur bahkan ketika baru diambil dengan tangan.

Dilansir dari Kompas.com, berikut ini ada beberapa tips ala Pastry Chef Disy Ery Braswito dan Head Pastry Chef Beau Bakery Arief Maulana Ikhsan untuk membuat kue putri salju yang lembut dan lumer di mulut tetapi tidak gampang hancur.

1. Pakai tepung protein rendah

Pertama adalah gunakan tepung protein rendah. Penggunaan tepung protein rendah ini berguna agar kue tetap renyah tapi tidak keras.

Semakin rendah kandungan protein dalam tepung, maka akan semakin membuat kue renyah tanpa jadi keras.

“Protein yang di tepung itu akan menghasilkan gluten. Semakin tinggi protein akan menyebabkan cookies semakin keras,” kata Arief ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Sebaliknya, Arief menyebutkan semakin rendah gluten tepung terigu maka semakin renyah kue kering.

2. Pakai tepung maizena

Selanjutnya, tambahkan tepung maizena ke dalam adonan. Tepung maizena berfungsi untuk mengikis jumlah protein dalam tepung hingga hampir habis.

Dengan jumlah protein yang semakin sedikit, maka kue akan semakin renyah dan tidak keras tentunya.

3. Ayak tepung dan gula

Langkah yang tak kalah penting adalah mengayak tepung dan gula halus sebelum dicampur jadi adonan.

Gunanya untuk menyaring gumpalan tepung dan gula agar tidak membuat adonan kurang halus.

Selain itu, berguna juga untuk menyaring kotoran yang mungkin ada di dalam tepung atau gula.

4. Jangan pakai telur

Kue putri salju merupakan salah satu jenis kue kering yang adonannya tidak menggunakan telur sama sekali.

“Kenapa kok kita suka ada yang keras? Kadang kita kasih telur dan telurnya kebanyakan. Makanya adonan jadi kayak karet,” terang Disy ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Penggunaan telur dapat membuat kue putri salju jadi gampang hancur.

Jika ingin menambahkan telur, Disy mengatakan bisa-bisa saja. Namun, harus diperhatikan jumlahnya.

Cukup gunakan satu butir telur jika memang dirasa perlu untuk mengikat adonan.

5. Pakai kacang mete

Penggunaan kacang mete juga sangat penting. Kacang mete penting untuk menghasilkan kue putri salju yang otentik.

Jangan diganti dengan kacang jenis lain, misalnya kacang tanah karena rasanya pasti akan jadi berbeda.

6. Jangan overmix

Selanjutnya, jangan sampai mengaduk adonan terlalu lama. Jika pengadukan terlalu lama alias overmixing, adonan bisa jadi akan terlalu mengembang. Alhasil akan sulit dibentuk nantinya.

“Semua cookies yang dicetak spuit dan dipotong-potong akan ngaruh sih. Semua cookies enggak boleh overmixing,” tegas Arief.

Cukup aduk semua adonan hingga terlihat sudah tercampur rata. Jika sudah cukup rata, segera hentikan proses pengadukan sebelum adonan terlalu mengembang.

“Ada yang di-mixer sampai pucat. Itu aku kurang rekomendasi. Jadi cuman sampai soft saja dan creamy tapi enggak terlalu pucat,” imbuh Arief.

Sebagai alternatif, kamu juga bisa mencampurkan adonan tanpa mixer. Cukup gunakan tangan saja.

Putri salju merupakan adonan yang cukup sederhana, hanya berupa mentega, gula pasir halus, tepung terigu, dan kacang mete. Tanpa telur, kamu akan lebih mudah melakukan dan mengontrol agar proses pengadukan tidak terlalu jauh.

7. Jangan cetak adonan terlalu tipis atau tebal

Setelah adonan jadi, waktunya pencetakan. Saat meratakan adonan untuk dicetak, hati-hati soal ketebalan adonan.

Jangan ratakan adonan terlalu tebal atau terlalu tipis.

Menurut Arief, jika adonan terlalu tipis maka kue akan gampang hancur.

Namun, jika adonan terlalu tebal, maka akan sulit matang sampai ke dalam.

8. Suhu pemanggangan rendah

Terakhir adalah saat proses pembakaran. Gunakan suhu pemanggangan yang rendah agar kue matang merata dan tidak hanya gosong di bagian luar saja.

“Kalau kue kering aku rekomendasi di 150 derajat celsius. Itu kalau oven convection. Kalau oven deck itu 160 derajat celsius itu cukup. Enggak terlalu tinggi dan bisa matang ke dalam-dalam,” pungkas Arief. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Resep Kue Lebaran, Nastar, Lidah Kucing, Kue Putri Salju hingga Kastengel, Tips Sukses Baking Kue, 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved