Breaking News:

Berita Banda Aceh

Hari Pertama Larangan Mudik, 148 Kendaraan Disuruh Putar Balik di Perbatasan Aceh - Sumatera Utara

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan sebanyak 148 kendaraan yang diputar balik tersebut semuanya kendaraan yang keluar

Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas menyetop bus di pebatasan Aceh - Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021) 

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan sebanyak 148 kendaraan yang diputar balik tersebut semuanya kendaraan yang keluar dan masuk di empat titik perbatasan Sumatera Utara dan Aceh.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari pertama larangan mudik di Aceh, sebanyak 148 sepeda motor dan mobil diminta putar balik oleh petugas yang berjaga di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021).

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan sebanyak 148 kendaraan yang diputar balik tersebut semuanya kendaraan yang keluar dan masuk di empat titik perbatasan Sumatera Utara dan Aceh.

Keempat titik perbatasan Aceh - Sumut itu, yakni di Aceh Tamiang, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Aceh Tenggara.

"Hari pertama larangan mudik, kendaraan yang melanggar disuruh putar balik oleh petugas di pos perbatasan Aceh Tamiang, Singkil, Subulussalam, dan Aceh Tenggara.

Di semua titik ini mulai hari ini telah dilakukan penyekatan kendaraan yang akan masuk dan keluar Aceh," kata Kombes Dicky.

Baca juga: Suami Tembak dan Bakar Istri Hidup-hidup, Pelaku Baru Keluar dari Penjara Karena Kasus KDRT

Baca juga: Rindu Sangat Berat, Wanita Ini Langsung Menangis dan Peluk saat Melihat Perempuan yang Mirip Ibunya

Baca juga: Berpotensi Muncul Klaster Baru di Aceh Tamiang, PPKM di Rantau Ditingkatkan

Dicky menyebutkan 148 kendaraan tersebut rinciannya, bus 34 unit, mobil pribadi 63 unit, sepeda motor 47 unit, dan kendaraan travel 4 unit. "Jadi total kendaraan yang diputar balik sebanyak 148 unit kendaraan," kata Dicky.

Dicky  mengimbau, masyarakat agar tidak melakukan mudik, karena setiap perbatasan dijaga ketat oleh petugas gabungan TNI POLRI, Dishub, Sat Pol PP dan Dinas Kesehatan.

"Larangan dan penyekatan ini akan terus kita lakukan sampai batas waktu sesuai Permenhub," katanya.

Dicky menyebutkan, larangan mudik sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Berdasarkan Permenhub itu juga telah dikeluarkan Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Idulfitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan. 

Ditanya Serambinews.com apakah ada kendala di lapangan di hari pertama larang mudik ini?

"Banyak masyarakat pura-pura belum tau kalau hari ini tidak boleh mudik, mereka tetap memaksa petugas. Setelah diberi pengertian oleh petugas, akhirnya mereka putar balik," pungkasnya. (*)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved