Breaking News:

Internasional

Irak Tuntut Italia Kembalikan Dana Rp 1,5 Triliun, Pembatalan Pembelian Era Saddam Hussein

Pemerintah Irak telah menuntut Italia untuk mengembalikan € 90 juta atau 108,53 juta dolar, sekitar Rp 1,5 triliun.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Perusahaan Senjata Italia, Leonardo 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Pemerintah Irak telah menuntut Italia untuk mengembalikan € 90 juta atau 108,53 juta dolar, sekitar Rp 1,5 triliun.

Dana itu telah dibayarkan rezim Saddam Hussein yang dibayarkan kepada perusahaan-perusahaan Italia untuk membeli peralatan militer yang tidak pernah dikirimkan.

Karena ada embargo penjualan senjata ke Irak pada tahun 1991.

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein bertemu dengan mitranya dari Italia Luigi Di Maio di Roma pada Rabu (5/5/2021).

Dia menjelaskan uang itu dibayarkan kepada perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan Italia Leonardo dan galangan kapal Fincantieri.

“Ada 60 juta euro dibekukan di bank-bank Italia, ditambah bunga, dan 30 juta lebih di rekening giro kedutaan dan karyawan lainnya," jelasnya.

Baca juga: Menteri Kesehatan Irak Mengundurkan Diri, Seusai Rumah Sakit Terbakar dan Jatuh Korban Jiwa

"Ini adalah hak kami untuk mendapatkan kembali dana itu dan kami tidak berniat menyerah untuk ini, ”kata Hussein dalam konferensi pers di Roma.

Dia menambahkan pengeluaran jumlah tersebut akan memfasilitasi meningkatkan peluncuran kembali hubungan bilateral antara Irak dan Italia.

"Menteri Luar Negeri Di Maio telah berjanji untuk terlibat dalam masalah tersebut," jelasnya.

Tetapi dia mengatakan belum diputuskan apakah Italia akan mengirimkan peralatan yang dibeli atau membuka kunci akun yang dibekukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved