Breaking News:

Pedagang Sayur Tolak Direlokasi

Sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Kartini yang tergabung di bawah Ikatan Pedagang Pasar Sayur

Serambi Indonesia
Suasana Pasar Al-Mahirah Lamdingin setelah ditinggal pedagang. 

* Ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin

BANDA ACEH - Sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Kartini yang tergabung di bawah Ikatan Pedagang Pasar Sayur dan Buah (IP2SB) Peunayong, menolak direlokasi ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin. Salah satu alasannya karena Pasar Lamdingin tidak strategis.

Ketua IP2SB Peunayong, Saifuddin dalam konferensi pers di Pasar Kartini, Banda Aceh, Kamis (6/5/2021) mengatakan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Banda Aceh merencanakan pemindahan pedagang ke Pasar Al-Mahirah pada 24 Mei mendatang.

Tapi rencana itu mendapat penolakan dari pedagang Pasar Kartini karena sebelumnya tidak ada sosialisasi. "Pemindahan pedagang ini merupakan bentuk perampasan hak-hak pedagang untuk berusaha di tempat yang telah disediakan sesuai peruntukannya," kata Saifuddin.

Selain itu, tambah Saifuddin, pemindahan para pedagang terkesan dipaksa dan kondisi ini akan menimbulkan persoalan baru bagi pedagang. Disisi lain, pihak dinas juga tidak bisa menjelaskan rencana pengembangan Pasar Kartini setelah pedagang dipindahkan. "Patut diduga ada upaya untuk mengalihfungsikan Pasar Kartini menjadi objek bisnis para pejabat di Banda Aceh," tudingnya.

Karena itu, IP2SB meminta Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman untuk turun tangan langsung menyelesaikan persoalan ini. Selain itu, Saifuddin yang mewakili pedagang lain juga mendesak Wali Kota Banda Aceh untuk menjelaskan secara langsung kepada pedagang dan pengurus IP2SB Peunayong terkait alasan pemindahan pedagang ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Pemko juga harus menjelaskan secara detail rencana pengembangan Pasar Kartini  ke depan, dan memastikan keterlibatan perwakilan pedagang di dalamnya sebagai wujud dari pembangunan yang partisipatif. "Kita juga mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh berhenti bersikap zalim dan memecah belah persatuan pedagang, serta selalu melibatkan IP2SB dalam setiap persoalan yang terkait dengan nasib pedagang Pasar Kartini," demikian Saifuddin.

Akan Berkomunikasi dengan Pedagang

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, M Nurdin SSos mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi rencana relokasi tersebut kepada para pedagang.

Saat ini, tambahnya,  sebagian besar pedagang sudah sepakat untuk pindah, seperti pedagang ikan, ayam, dan daging. Namun ada sejumlah pedagang di Pasar Kartini yang masih menolak. Alasannya, karena khawatir tidak laku.

Namun, lanjut Nurdin, pihaknya akan terus berkomunikasi agar semua pedagang dapat pindah secara serentak ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. Menurutnya, jika semua pedagang sudah terfokus ke Lamdingin, maka semua pembeli juga mau tidak mau akan belanja ke pasar baru tersebut.

Dikatakan, semua pedagang dari Pasar Peunayong, Pasar Kartini, dan Lapangan SMEP harus pindah secara serentak dan kompak. Hal itu demi azas keadilan antar sesama pedagang.

“Kita berharap pedagang bisa menerima rencana relokasi yg telah ditetapkan oleh Pemko Banda Aceh. Karena Pemko sudah menyediakan lokasi pasar baru yang lebih refresentatif. Proses relokasi tetap kita lakukan secara baik dan humanis dan sebagian besar pedagang seperti pedagang ikan, sayur, daging dan ayam sudah menyetui dengan membuat pernyataan secara tertulis kepada Wali Kota pada Desember 2020 lalu," ujarnya.(mas/mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved