Breaking News:

Internasional

Pembukaan Kembali King Fahd Causeway, Perekonomian Bahrain Akan Meningkat Tajam

Pembukaan kembali King Fahd Causeway, yang menghubungkan Bahrain ke Arab Saudi, akan meningkatkan perekonomian Bahrain.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Ratusan kendaraan terjebak di pintu perbatasan Arab Saudi-Bahrain. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Pembukaan kembali King Fahd Causeway, yang menghubungkan Bahrain ke Arab Saudi, akan meningkatkan perekonomian Bahrain.

Bahkan, akan menambah pendapatan hingga 2,9 miliar dolar AS untuk ekonomi Bahrain tahun ini,

Hal itu berdasarkan pengeluaran pariwisata rata-rata pada 2019, menurut Kamar Dagang dan Industri Bahrain.

Arab Saudi mengatakan akan membuka kembali penyeberangan perbatasan darat, laut dan udara pada 17 Mei 2021.

Baca juga: Saudia Airlines dan Gulf Air, Bahrain Sepakati Kode Pesawat, Berbagi Pasar Penerbangan

Bahrain menarik hampir 11 juta pengunjung pada 2019, di mana 9 juta adalah wisatawan.

Warga Arab Saudi menyumbang 88 persen pengunjung Bahrain, sebagian besar dari mereka datang melalui jalan lintas.

Meskipun perdagangan antara Bahrain dan Arab Saudi terus berlanjut selama pandemi Covid-19, pariwisata telah sangat terpengaruh, seperti dilansir kantor berita Bahrain, Asharrq, Jumat (7/5/2021).

Mengutip pernyataan Ali Al-Midfa, Direktur Eksekutif investasi di Dewan Pengembangan Ekonomi Bahrain.

Baca juga: Raja Bahrain Terima Kunjungan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi

“Bahrain menawarkan peluang yang menjanjikan di berbagai sektor pariwisata yang dapat memperoleh keuntungan dari kedekatan dengan Arab Saudi," jelasnya.

"Serta peluang di sektor real estat dan investasi, yang diharapkan pulih dengan dibukanya jembatan,” katanya.

Bea Cukai Bahrain memasang pemindai kecerdasan buatan di jembatan.

Bekerja untuk mengotomatiskan proses pengumpulan data dan memungkinkan inspeksi karg0o, sebelum mencapai pelabuhan, kata Wakil Presiden Pertama Kamar Dagang dan Industri Bahrain Khaled Mohamed Najibi.(*)

Baca juga: Bahrain Hapus Jurnalis Masuk Penjara, Undang-Undang Pers Dirubah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved