Breaking News:

Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Hari pertama larangan mudik di Aceh, Kamis (6/5/2021), sebanyak 148 kendaraan baik roda dua dan roda empat diminta putar balik

SERAMBI/RAHMAD WIGUNA
Petugas gabungan menyekat jalan nasional dengan water barrier dalam rangka pengendalian transportasi arus mudik pada posko di depan UPPKB Seumadam, Kecamatan Kejujruan INSTAGRAM/SHIREEN SUNGKAR Muda, Aceh Tamiang, Kamis (6/5/2021). Salah satu bus yang diminta putar balik di depan posko tersebut (insert 

* Hari Pertama Larangan Mudik

* Perbatasan Aceh-Sumut Ditutup

BANDA ACEH - Hari pertama larangan mudik di Aceh, Kamis (6/5/2021), sebanyak 148 kendaraan baik roda dua dan roda empat diminta putar balik oleh petugas yang berjaga di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Aturan itu diberlakukan bagi pengendara yang tidak memiliki surat keterangan jalan dan surat bebas Covid-19,

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan, yang diminta putar balik itu semuanya kendaraan yang keluar dan masuk pada empat titik perbatasan Aceh dan Sumut yaitu Aceh Tamiang, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Aceh Tenggara.

"Hari pertama larangan mudik, kendaraan yang melanggar disuruh putar balik oleh petugas di pos perbatasan Aceh Tamiang, Singkil, Subulussalam, dan Aceh Tenggara. Pada semua titik tersebut, mulai hari ini (kemarin-red) sudah dilakukan penyekatan kendaraan yang akan masuk dan keluar Aceh," kata Kombes Dicky kepada Serambi, kemarin.

Kendaraan yang diminta putar balik itu, sebutnya, terdiri atas 34 bus, 63 mobil pribadi 63 unit, sepeda motor 47 unit, dan kendaraan travel 4 unit. "Jadi, total kendaraan yang diminta putar balik sebanyak 148 unit," kata Dicky.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan mudik, karena pada setiap titik perbatasan Aceh-Sumut dijaga ketat oleh petugas gabungan yang terdiri atas personel TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, dan dinas kesehatan. "Larangan dan penyekatan ini akan terus kita lakukan sampai batas waktu yang ditetapkan dalam Permenhub (Peraturan Menteri Perhubungan)," timpalnya.

Untuk diketahui, Permenhub Nomor 13 Tahun 2021 berisi tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Menindaklanjuti Permenhub tersebut, juga sudah dikeluarkan Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Idulfitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan.

Ditanya apakah ada kendala pada hari pertama pemberlakukan larang mudik di Aceh, Dicky mengatakan, "Banyak masyarakat yang pura-pura belum tahu bahwa mulai hari ini (kemarin) tidak boleh lagi mudik, mereka tetap memaksa petugas. Setelah diberi pengertian, akhirnya mereka putar balik," pungkas Kombes Pol Dicky Sondani.

Kerahkan 86 petugas

Halaman
123
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved