Breaking News:

Demokrat Pasif Soal Cawagub Aceh, Slot Sudah untuk Posisi Gubernur

Partai Demokrat Aceh bersikap pasif dalam pembahasan calon wakil gubernur (cawagub) Aceh sisa masa jabatan 2017-2022

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Bakomstrada PD Aceh, Robby Syah Putra 

BANDA ACEH - Partai Demokrat Aceh bersikap pasif dalam pembahasan calon wakil gubernur (cawagub) Aceh sisa masa jabatan 2017-2022. Kepala Badan Komunikasi Strategis Daerah (Bakomstrada) Partai Demokrat Aceh, Robby Syah Putra mengatakan, pihaknya hanya menunggu hasil pembahasan dan pemilihan cawagub di tingkat partai pengusung.

"Kita lebih pada posisi menunggu, dan perannya lebih cenderung kepada partai pengusung. Demokrat sifatnya lebih pasif," katanya kepada Serambi, Jumat (7/5/2021).

Untuk diketahui, sudah enam bulan pembahasan cawagub Aceh berlalu, namun hingga saat ini belum ada titik temu ditingkat partai pengusung. Ada lima partai pengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 silam  yaitu PNA, Partai Demokrat, PKB, PDA, dan PDIP. Namun setelah Irwandi ditangkap KPK, tampuk kepemimpinan Aceh beralih ke Nova.

Robby mengatakan terkait pembahasan cawagub, Partai Demokrat lebih mendorong partai pengusung lain yaitu PNA, PKB, PDA, dan PDIP untuk melakukan langkah-langkah lebih lanjut yang sesuai perundang-undangan.

"Karena memang slotnya Demokrat sebagai partai pengusung sudah terisi yaitu posisi Gubernur Aceh," ujar Robby yang merupakan mantan komisioner KIP Aceh ini.

Menurut Robby, yang agak memakan waktu dalam proses penentuan cawagub lebih kepada mencocokan sosok yang akan dijadikan pendamping Nova Iriansyah.

"Itu tinggal pada kebesaran dan kematangan berpikir para ketua partai, dan saya yakin ketua partai mampu untuk itu. Kita berharap dari beberapa nama yang ada agar segera difinalkan," demikian Robby.

Sebelumnya sudah ada beberapa nama yang muncul untuk diusul sebagai cawagub Aceh. Mereka adalah Ketua Umum DPP PDA, Tgk Muhibbussabri A Wahab, H Ruslan M Daud, anggota DPR RI dari Fraksi PKB yang juga mantan bupati Bireuen, dan Sayuti Abubakar dari PNA.

Namun pembahasan cawagub di tingkat partai pengusung untuk saat ini jalan di tempat. Pertemuan terakhir kelima partai pengusung terjadi di Jakarta pada Selasa 15 Desember 2020.

Setelah itu, tidak ada perkembangan apa pun yang terjadi. Mereka yang hadir saat itu, Ketua DPD Partai Demokrat yang juga Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Ketum DPP PDA Tgk H Muhibbussabri A Wahab, Ketua DPW PKB Aceh Irmawan.

Selain itu, Ketua DPP PNA hasil Kongres Luar Biasa, Samsul Bahri Ben Amiren dan Ketua DPD PDIP Aceh Muslahuddin Daud.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved